Halangan Mengikuti Tuntunan Roh

 

Ps. Jonathan Setiawan

 

Pendahuluan:

 

Seperti yang sudah kita umumkan Minggu kemarin bahwa hari ini adalah Final Friday Celebration atau Ibadah Jumat Terakhir sebelum kita pindahkan ke Hari Minggu. Ini tidak berarti FIS dihapus, tapi kita pindahkan ke Hari Minggu supaya gereja kita menjadi gereja yang FOKUS. Jadi ibadah perayaan kita khususkan untuk Hari Minggu sementara hari-hari yang lain adalah untuk kelompok sel. Bagi saudara yang belum ikut kelompok sel, saya dorong untuk bergabung dalam kelompok sel sehingga kehidupan rohani kita terjaga sepanjang minggu. Mulai minggu depan Youth kita fokuskan di Lippo ibadah Minggu Sore, sedankan FIS akan kita fokuskan di Adem Ayem Lt 3 Minggu sore juga. Adem Ayem Lt 4 untuk anak-anak. Saya percaya kita akan masuk dalam kegerakan Allah yang lebih dahsyat lagi.

 

Sebelum saya sampaikan khotbah hari ini, berapa banyak yang ingat khotbah saya minggu kemarin? Minggu kemarin saya sampaikan Firman Tuhan yang berjudul Mengikuti Tuntunan Tuhan. Saya berdoa supaya kita semua seluruh jemaat Keluarga Allah adalah orang-orang yang sungguh-sunggu mengikuti setiap tuntunan Tuhan dalam hidup kita. Ingat KETAATAN MENDATANGKAN BERKAT, KETIDAKTAATAN MENDATANGKAN KUTUK. Artinya kalau kita berjalan dalam tuntunan Roh, maka jalan kita akan disebut jalan berkat yang dipenuhi kemurahan, kebaikan, dan anugerah Allah yang besar dalam hidup kita.

 

Akan tetapi saya sadar bahwa kadang-kadang dalam usaha kita untuk mengikuti tuntunan Roh, sebagian orang berhasil dan sebagian lagi gagal. Harusnya semuanya berhasil mengikuti tuntunan Roh, akan tetapi kenyataannya ada juga yang di tengah jalan gagal dan berhenti mengikuti tuntunan Roh ini sehingga kehilangan rencana Allah yang indah dalam kehidupannya. Saya berharap di antara saudara yang mendengarkan Firman Tuhan ini, semuanya berhasil untuk terus mengkuti tuntunan roh sehingga hidup saudara penuh denga berkat, damai sejahtera, dan anugerah Allah yang melimpah. Itu sebabnya kita harus bisa mengatasi halangan-halangan yang mencegah kita untuk mengikuti tuntunen Roh. Judul khotbah saya hari ini adalah HALANGAN MENGIKUTI TUNTUNAN ROH. Apa saja halangan itu?

 

 

Isi:

 

  • Kesibukan yang luarbiasa.

     

    • Apa hubungannya kesibukan dengan tuntunan roh? Yang namanya tuntunan Roh, bukan sekedar kita mendengar suara Tuhan sekali saja. Akan tetapi hidup mengikuti tuntunan roh berarti setiap hari kita mendengarkan suaraNya, berbicara denganNya, minta petunjukNya, dan terus taat dalam jalan-jalanNya.

       

      Itu sebabnya susah bagi kita untuk mengikuti tuntunan roh apabila kita TERUS-MENERUS ada dalam kesibukan yang luarbiasa. Mengapa?

      • Roh kita sukar untuk berkembang kepekaannya akibat sedikit atau tidak ada waktu berdoa.
      • Pikiran kita sedemikian padat dengan kesibukan kita sendiri sehingga meskipun Roh Kudus berbicara tapi kita tidak menyadari dan tidak mendengarnya.
      • Tubuh kita mengalami kelelahan yang luarbiasa sehingga mengakibatkan kita sukar konsentrasi berdoa apalagi mendengarkan tuntunan Roh.

         

    • Itu sebabnya ketika YESUS ada di dunia dan begitu sibuk untuk melayani jiwa-jiwa, Yesus di waktu-waktu tertentu MENDISIPLIN DIRINYA SENDIRI untuk meninggalkan kerumunan orang banyak itu dan berdoa seorang diri.

       

      Bayangkan tingkat kesibukan Yesus! Pada jaman itu Yesus sedemikian terkenal karena di manapun Dia berada, di sana ada banyak orang yang mengalami kesembuhan, dilepaskan dari ikatan Setan, dan mujizat-mujizat yang luarbiasa – orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, orang bisu berbicara, orang mati dibangkitkan. Alkitab mencatat bahwa orang berbondong-bondong datang dari berbagai daerah di Israel untuk mendengarkan khotbahnya dan untuk disembuhkan.

       

      Saya percaya seandainya Yesus tidak membatasi dirinya sendiri, pelayanan kepada orang banyak itu tidak akan selesai bahkan seandainya Yesus menyediakan 24 jam tiap hari. Pasti ada saja orang yang terus berdiri di antrian untuk menunggu giliran mereka didoakan dan dilayani Yesus.

       

      Akan tetapi Yesus menyadari bahwa kesibukan yang luarbiasa itu bisa menjadi halangan bagi Dia untuk hidup mengikuti tuntunan Roh, tuntunan Bapa di Surga. Itu sebabnyak di waktu-waktu tertentu, meskipun banyak orang menunggu dan mengharapkan dia, banyak orang mencari dan minta didoakan, tapi Yesus tetap saja mengambil keputusan untuk MENDISIPLIN DIRINYA SENDIRI manarik diri dan berdoa seorang diri.

       

      Apa kata orang lain? Apakah menurut saudara semua orang bahagia dengan keputusan Yesus? Bagaimana kalau mereka kecewa? Bagaimana kalau mereka marah karena Yesus tidak mau ditemui? Inilah sebagian harga yang harus
      Dia bayar karena Dia sadar bahwa kita harus mendisiplin diri untuk TIDAK OVER-ACTIVITY / TERUS MENERUS DALAM KESIBUKAN YANG LUARBIASA sehingga kita punya waktu untuk berdoa, waktu untuk duduk diam di dalam hadirat Tuhan, waktu untuk bersekutu intim dengan Tuhan, waktu untuk mendengarkan suaraNya, waktu untuk menantikan Tuhan. Karena di situlah letak kekuatan kita.

       

    • Kesaksian: Baru-baru ini saya mendengarkan ulang khotbah Pdt Yonggi Cho yang berjudul Doa. Sebagai seorang gembala sidang yang punya jemaat ratusan ribu, kita bisa membayangkan betapa sibuk orang ini. Setiap jemaat yang mau ketemu dengan Pdt. Yonggi Cho harus buat janji dulu 3 bulan di depan. Ada banyak sekali urusan dan pekerjaan yang harus dia lakukan.

       

      Akan tetapi dia berkata bahwa setiap hari dia mendisiplin dirinya untuk berdoa 3 jam. Dia juga menharuskan setiap pelayan Tuhan di gerejanya untuk berdoa 3 jam sehari. Bahkan dia bersaksi: pernah suatu kali presiden Korea telepon dia untuk membicarakan suatu hal yang penting. Akan tetapi waktu itu dia sedang dalam kamar doanya. Jadi sekretarisnya menjawab bahwa pendeta saya tidak bisa diganggu kalau dia sedang berdoa.

       

      Ketika saya renungkan kesaksian ini, saya langsung nangkap sesuatu: Bagi dia, ketemu Tuhan tiap hari lebih penting dari ketemu presiden. Saya mulai mengerti kenapa Tuhan begitu sayang dan memberkati Pendeta Yonggi Cho ini secara luarbiasa. Dia utamakan Tuhan lebih dari segala-galanya dalam kehidupan nyata, bukan sekedar teori. Jadi Tuhan juga mau mengutamakan dan memberkati dia secara luarbiasa.

       

    • Pertanyaan saya untuk kita masing-masing:

       

      • Apakah ketemu Tuhan lebih penting daripada klien penting dalam bisnis saudara?
      • Apakah ketemu Tuhan lebih penting daripada keluarga anda sendiri?
      • Apakah ketemu Tuhan lebih utama daripada semua kesibukan anda?
      • Apakah ketemu Tuhan lebih kita prioritaskan ketimbang kemalasan kita, hobby kita, kesenangan kita, dst?

       

      Hari ini ambil keputusan untuk MENDISIPLIN DIRI TETAP MENGUTAMAKAN DOA DI ATAS KESIBUKAN ANDA, maka hidup kita akan limpah dengan rahmat dan anugerah Allah yang besar.

     

     

  • Keinginan kita sendiri yang sangat kuat.

     

    • Tuhan bisa pakai keinginan yang kuat untuk memenuhi rencanaNya dalam hidup kita asalkan keinginan kita sejalan dengan keinginan Tuhan. Akan tetapi saat kita punya keinginan yang sangat kuat dan tidak sejalan dengan keinginan Tuhan, ini bisa menjadi penghalang yang sangat besar bagi kita untuk bisa mengikuti tuntunan Roh dalam hidup kita.

       

      Sangat sulit bagi kita untuk tetap netral dalam berdoa dan bertanya kehendak Tuhan apabila kita sudah mempunyai keinginan sendiri yang begitu kuat. Ketika kita berdoa, kecenderungan kita bukan bertanya kehendak Tuhan tapi memaksakan kehendak kita menjadi keputusannya Tuhan.

       

      Contoh yang paling gampang adalah ketika seorang anak muda jatuh cinta dengan seorang gadis. Ketika dia berdoa, susah bagi dia untuk sungguh-sungguh mendengar kehendak Tuhan yang sempurna. Seringkali begitu dia berdoa, jawaban yang muncul adalah YA. Dia tidak bisa membedakan yang mana suara Tuhan, yang mana pengharapannya sendiri. Oleh karena itu, kalau kita mempunyai suatu keinginan yang sangat kuat akan sesuatu dan kita berdoa untuk mencari tuntunan Roh, hal yang pertama-tama saya sarankan adalah TENANGKAN DIRI TERLEBIH DAHULU.

       

    • Mari saya beritahu saudara: Bukan keinginan kita yang akan diberkati Tuhan, bukan ide baik kita yang akan sukses, tapi HIKMAT TUHANLAH YANG AKAN MEMBUAT KITA BERHASIL DAN DIBERKATI TUHAN.

       

      Biasanya kita mempunyai sebuah keinginan yang sangat kuat apabila kita berpikir bahwa hal yang kita inginkan itu adalah IDE BAIK. Contoh:

      • Kita ingin sekali beli tanah di suatu daerah karena kita pikir daerah itu punya potensi yang besar untuk harganya naik berlipat ganda.
      • Kita punya keinginan yang kuat untuk menjalankan suatu bisnis karena kita pikir bisnis itu akan memberi keuntungan yang sangat besar.
      • Kita ingin sekali kenal dengan seseorang karena kita pikir dia bisa membantu atau memberikan sesuatu yang kita butuhkan.
      • Kita ingin sekali punya mobil karena kita pikir itu akan memudahkan transportasi untuk seluruh keluarga kita.
      • Dst.

       

    • Itu semua adalah IDE BAIK. Saya katakan ini bukan berarti semua ide baik adalah salah. Bukan! Yang saya maksudkan, kita harus bisa membedakan mana yang SEKEDAR IDE BAIK, mana yang merupakan HIKMAT TUHAN.

       

      BEDANYA DIMANA?

      IDE BAIK – biasanya kita lakukan karena kita mengincar sesuatu. Tujuan utamanya adalah keuntungannya, berkatnya, dan daya tariknya tanpa peduli apakah itu kehendak Allah bagi kita atau bukan.

       

      HIKMAT TUHAN – biasanya kita lakukan karena kita mau taat sama pimpinan Tuhan. Jadi tujuan utamanya adalah ketaatanya dan Tuhannya.

       

    • Dalam pengalaman perjalanan saya mengikuti tuntunan roh, ide sebaik apapun kalau bukan dari TUhan akhirnya akan gagal. Tapi begitu kita dapat hikmat Allah, maka jalan akan terbuka lebar, berkat Tuhan turun, dan kita akan mengalami keberhasilan.

       

      Belajar seperti Yesus! Waktu Dia jadi manusia, Dia juga punya keinginan sendiri. Akan tetapi Dia berdoa kepada Bapa di Surga begini: Bapa, kalau mungkin biarlah cawan ini lalu daripadaKu, akan tetapi bukan kehendakKu, tapi kehendakMu yang jadi. Memang Yesus sungguh-sungguh disalibkan dan menderita karena ketaatanNYa. Akan tetapi setelah itu, Bapa di Surga berkenan dan meninggikan Yesus di atas segala nama dan memberikan segala kuasa di bumi dan di Surga di bawah kakinya.

       

    • Kesaksian: Saya ini adalah MAN OF IDEAS – orang yang punya sejuta ide. Akan tetapi kalau saya bisa kesaksian dengan saudara: ide baik saya tidak ada hubungannya dengan pertumbuhan gereja kita karena kebanyakan ide baik saya gagal, sedangkan pemikiran yang datang belakangan malah justru berhasil. Pemikiran apa itu? HIKMAT TUHAN – di saat saya merasa gagal, hati dan pikiran saya yang tadinya begitu terfokus dan tidak mau mendengarkan apapun sekarang terbuka untuk mendengarkan suara Tuhan, dan di saat itulah hikmat Allah mengalir. Saat saya terima hikmat Allah itu, maka kegagalan diubah menjadi keberhasilan.

       

     

  • Ketakutan.

     

    • Baca 2 Timotius 1:7 !!!

       

      7 Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

       

    • Berjalan mengikuti tuntunan Roh atau berjalan mengikuti Tuhan adalah BERJALAN DENGAN IMAN. Padahal KETAKUTAN ADALAH KEBALIKAN IMAN. Artinya kalau kita hidup dalam ketakutan, tidak mungkin bagi kita bisa berjalan dalam tuntunan roh. Ketakutan adalah sebuah penghalang yang sangat besar bagi kita bisa berjalan mengikuti tuntunan roh.

     

    • Waktu Gideon ada dalam ketakutan kepada Bangsa Midian, dia tidak bisa mengerti rencana Tuhan. Sekalipun Tuhan sendiri datang, tapi Gideon berkata: Siapa aku ini? Aku orang yang paling muda di antara keluargaku? Kaumku adalah yang paling kecil? Bahkan saking ketakutannya, Gideon mengirik gandum di tempat pemerasan anggur dengan tujuan supaya dia bisa bersembunyi.

       

      Selama Gideon dikecam dengan ketakutannya sendir, Allh tidak akan pernah bisa memakai dia dan Gideon tidak akan pernah bisa untuk berjalan dalam tuntunan Roh. Itulah sebabnya pertama-tama Allah mulai membesarkan hatinya terlebih dahulu – Allah berkata: Engkaulah pahlawan yang gagah perkasa! Jangan takut! Aku akan menyertaimu! Begitu timbul iman dan keyakinan Gideon, baru dia bisa mendengar dan menerima tuntunan Roh atas hidupnya untuk memimpin bangsa Israel menghancurkan perjajahan bangsa Midian dan akhirnya dia mendapatkan kemenangan yang gilang gemilang.

       

    • Ingat baik-baik: KETAKUTAN ADALAH SEBUAH ROH! Alkitab mengatakan bahwa hanya dengan iman kita bsia menyenangkan Allah. Artinya kalau kita hidup dalam ketakutan, kita tidak menyenangkan Allah. Itulah roh yang berusaha Iblis tanamkan dalam hidup kita, yang jika kita biarkan akan terus menggerogoti dan menguasai hidup kita sampai akhirnya roh kita dilumpuhkan dan tidak bisa mengikuti tuntunan Roh.

     

    • Saya rasakan ada sebagian orang yang senantiasa hidup dalam ketakutan yang tidak wajar. Dengarkan baik-baik: Itu bukan dari Tuhan! Tengking dalam nama Yesus! Lawan dengan kuasa Allah! Bangkitkan iman dan keberanian saudara karena Allah tidak pernah memberikan roh ketakutan, tapi roh yang mendatangkan kekuatan dan keberanian.

       

      Roma 8:15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!”

    

Kenapa orang yang dikuasai oleh roh ketakutan dalam waktu lama cenderung untuk takut dalam segala hal?
Jawaban saya sederhana – karena roh ketakutan itu punya sifat untuk MEMPERBUDAK kita. Jadi jangan lagi mau diperbudak oleh roh ketakutan!

 

  • Ingat: Roh di dalam kita lebih besar dari semua roh yang ada di dunia! Tuhan telah memberikan kita Roh yang memerdekakan (bukan memperbudak), artinya kita harus sungguh-sungguh merdeka. Tuhan memerdekakan kita dari semua perbudakan menjadi anak Allah.

     

    Anak jendral saja tidak takut menghadapi siapapun karena dia tau siapa bapaknya. Terlebih lagi kita, anak Allah, harusnya tidak ada lagi yang membuat kita takut karena kita punya Bapa di Surga, yaitu: Allah di atas segala Allah dan Raja di atas segala raja. Kalau kita berjalan dalam iman, maka kita berjalan dalam kekuatan dan kita akan mengalami tuntunan Allah yang memberikan kita kemenangan yang luarbiasa.

     

    Kenapa takut? Kita tidak tau apa yang akan kita hadapi. Atau tau tapi tidak yakin bisa menghadaqpi

     

  • Kesaksian: Tradisi suku Indian jika seorang pria mau disahkan menjadi pria dewasa ada uji keberanian – dibawa oleh ayahnya ke hutan dengan matanya di tutup dalam perjalanan sampai di tengah jantung hutan kemudian diikat di pohon besar dan kemudian tutup matanya dibuka. Kemudian ayahnya berkata: Kuatkan hatimu, bersikaplah sebagai laki-laki sejati, apapun yang kamu lihat jangan teriak dan jangan tunjukkan ketakutanmu.

     

    Biasanya mereka takut ketika hari mulai gelap dan memang semakin malam, semakin gelap akan semakin menakutkan. Bunyi auaman harimau, serigala, angim malam hutan yang begitu mencekam, suasana yang begitu mengerikan dan membuat bulu kuduk berdiri, dst. Mungkin kalau kita ada dalam suasana seperti itu kita sudah berteriak-teriak ketakutan. Akan tetapi anak itu tau bahwa kalau dia teriak, dia tidak akan lulus. Jadi tidak ada pilihan lain, dia harus meneguhkan hatinya.

     

    Singkat cerita ketika hari mulai pagi dan matahari mulai bersinar. Sekarang matanya lebih awas dari biasanya karena sudah terbiasa dengan kegelapan malam. Tiba-tiba saja dia menyadari ada bayangan orang berdiri di balik pepohonan sambil memegang panah. Ternyata itu bayangan pamannya, di samping kanannya ada salgi satu sosok yang sama dan ternyata itu papanya. Dia berpikir sejenak dan dia menjadi begitu lega dan senang karena dia tidak berteriak ketakutan meskipun dia tidak tau bahwa papa dan pamannya semalaman menjagai dia. Di saat dia merasa ketakutan malam itu, tanpa dia sadari, ada yang senantiasa siap untuk berjaga dan melindungi dia.

     

    Kadang dalam hidup, kita juga mengalami hala yang sama. Di saat-saat tertentu kita mengalami suatu ketakutan yang luarbiasa. Kita pikir kita sendirian, kita pikir tidak akan ada yang menolong kita, kita pikir kita ada dalam bahaya. Tapi hari ini saya inign saudara tau bahwa tidak peduli seberapapun mengerikan keadaan anda, seberapa bahaya situasi anda, seberapa susahnya pergumulan anda, dengarkan baik-baik: ADA SATU PRIBADI, ADA ALLAH YANG TERUS BERJAGA-JAGA SIANG DAN MALAM UNTUK MELINDUNGI ANDA. Jadi jangan takut lagi, hiduplah dalam iman dan berjalanlah dalam tuntunan Tuhan.

 

 

Penutup:

 

Hiduplah dalam tuntunan Roh !!!

About Jafeto

Lovely, Care, Analyse anything... Love to singing, reading, writing, dancing (hip-hop)...
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s