Tolong, Saya Mau Bertumbuh! 1

Ps. Jonathan Setiawan
Rahasia Mengalami Pertumbuhan Rohani

Dalam buku ‘Tolong, Saya Mau Bertumbuh!’ ini, saya ingin menjawab salah satu pertanyaan yang paling banyak diajukan oleh orang Kristen: Bagaimana saya bisa bertumbuh secara rohani? Saya sadar bahwa pertumbuhan rohani adalah salah satu kebutuhan paling vital yang dimiliki oleh manusia. Tanpa pertumbuhan rohani, maka kita akan merasa kering dan kosong. Bahkan sekalipun kita mengalami kesuksesan dalam bisnis, keuangan, studi, dan keluarga, akan tetapi tanpa kehidupan rohani yang bertumbuh, pasti kita akan merasakan ada sesuatu yang kurang dalam hidup kita.

Kenapa? Manusia diciptakan segambar dan serupa dengan Allah. Alkitab berkata Allah adalah Roh. Itulah intisari Allah: roh. Jadi kalau kita diciptakan sesuai dengan gambar dan rupa Allah, berarti intisari keberadaan kita juga adalah roh. Intisari kita bukanlah tubuh kita, tapi roh yang ada di dalam kita itulah sesungguhnya diri kita. Sedangkan tubuh ini ibaratnya seperti pakaian yang kita pakai sementara hidup di dunia ini, dan suatu saat akan kita tanggalkan ketika kita meninggalkan dunia ini untuk masuk dalam Kerajaan Surga. Jadi sekalipun semua kebutuhan jasmani, sosial, intelektual, keuangan, dst terpenuhi, akan tetapi tanpa kehidupan rohani yang bertumbuh sesungguhnya kita sudah kehilangan identitas diri kita yang paling utama. Itu sebabnya setiap orang Kristen harus bertumbuh dalam kehidupan rohani.

Itu sebabnya ada banyak orang Kristen yang berseru dalam hatinya: Tolong, Saya Mau Bertumbuh! Bagaimana saya bertumbuh secara rohani? Apa yang harus saya lakukan supaya saya bisa mengalami pertumbuhan yang baik dalam kehidupan rohani saya? Mengapa ada sebagian orang Kristen yang bisa mengalami pertumbuhan rohani dengan baik dan ada sebagian orang Kristen yang tidak mengalami pertumbuhan rohani? Bahkan saya tau ada banyak orang Kristen yang rindu untuk bertumbuh tapi tidak bisa mengalami pertumbuhan rohani, mungkin bisa jadi anda salah satu orangnya.

Itu sebabnya melalui pengajaran Firman Tuhan ini, saya ingin membagikan kepada anda bagaimana kita bisa bertumbuh secara rohani. Saya ingin membagikan kepada anda tentang pengalaman pribadi saya bersama Tuhan dan langkah-langkah yang saya ambil sehingga saya bisa mengalami pertumbuhan rohani yang pesat. Ada banyak orang yang sudah bertahun-tahun menjadi Kristen, tapi mengalami stagnasi dan hanya sedikit mengalami pertumbuhan rohani. Tapi ada sebagian orang yang baru beberapa tahun menjadi Kristen, tapi sudah mengalami pertumbuhan rohani yang pesat dan bahkan bisa menghasilkan buah-buah pertobatan yang luarbiasa. Mereka ini dengan cepat bisa bertumbuh menjadi orang Kristen yang dewasa rohani, memiliki karakter Kristus yang terus disempurnakan, mempunyai hubungan intim yang indah dengan Tuhan, mengalami berbagai mujizat, memenangkan banyak jiwa-jiwa yang terhilang, terlibat dalam pelayanan yang terus bertumbuh, dst.

Oleh karena itu, kita harus mengerti bahwa pertumbuhan rohani tidak ditentukan oleh berapa lama kita jadi orang Kristen. Bisa saja seseorang menjadi Kristen selama 30 tahun, akan tetapi tetap saja menjadi bayi rohani. Sebaliknya, ada juga yang menjadi Kristen baru 3 tahun, tapi mengalami pertumbuhan rohani yang sangat pesat dan mencapai kedewasaan rohani. Saya berdoa anda menjadi orang Kristen yang jenis kedua ini. Itu sebabnya saya ingin membagikan kepada anda tentang bagaimana caranya sebagai orang Kristen kita bisa mengalami pertumbuhan rohani yang pesat, apa saja yang harus kita lakukan, rencana dan strategi apa yang harus kita miliki, dan bagaimana caranya menyingkirkan hambatan-hambatan bagi pertumbuhan rohani kita.

Jadi siapkan hati dan roh anda, buka pikiran anda, dan terima pewahyuan Firman Allah sehingga mulai saat ini stagnasi rohani bukan lagi jadi bagian kehidupan anda. Mulai sekarang ini, anda akan bertumbuh, bahkan pertumbuhan rohani yang sangat pesat akan anda alami. Buah-buah pertobatan akan anda hasilkan, karakter dan kedewasaan Kristus terpancar dalam kehidupan anda, mujizat dan berkat-berkat Allah yang luarbiasa mengalir dengan berkelimpahan. Anda siap?!

Bagaimana Saya Bertumbuh Secara Rohani?

Kita harus bisa memilih dan berkomitmen dalam sebuah gereja lokal yang baik.

a. Baca Efesus 4:11-16 !!!
11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar, 12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus, 13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus, 14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan, 15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala. 16 Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, —yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota—menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.

b. Kalau kita ingin mengalami pertumbuhan rohani yang optimal, maka yang pertama yang harus kita lakukan adalah kita harus bisa memilih dan berkomitmen dalam sebuah gereja lokal yang baik. Dalam sebuah gereja lokal, Tuhan akan memberikan kepada kita rasul-rasul, nabi-nabi, pemberita-pemberita Injil, gembala-gembala dan pengajar-pengajar untuk memperlengkapi kita dalam pelayanan sekaligus untuk menuntun kita sehingga kita bisa mencapai kedewasaan penuh dan tingkat pertumbuhan rohani yang sesuai dengan kepenuhan Kristus. Itu sebabnya orang Kristen yang tidak bergabung dalam gereja lokal, tidak mungkin mencapai kedewasaan penuh dan tingkat pertumbuhan rohani yang baik, sekaligus menghasilkan buah-buah pelayanan yang maksimal. Bahkan akhirnya kita akan mudah diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran dan permainan palsu manusia yang licik dan menyesatkan.

Itu sebabnya Firman Tuhan mengajarkan kita supaya sebagai bagian dalam tubuh Kristus kita tidak tercerai berai, melainkan rapih tersusun dan diikat menjadi satu dalam satu tubuh Kristus, yaitu gereja lokal sehingga kita bisa menerima pertumbuhan dan membangun diri kita dalam kasih Allah. Jadi bagi anda yang belum bergereja dengan baik, saya ajak anda untuk membuka hati dan pikiran anda lebar-lebar. Tanpa bergabung dalam sebuah gereja lokal yang baik, kehidupan rohani kita sukar untuk mengalami kedewasaan penuh dan tingkat pertumbuhan rohani yang baik. Tanpa kotmimen kita untuk rapih tersusun dan diikat menjadi satu dalam sebuah gereja, maka kita tidak mungkin menghasilkan buah-buah pertobatan yang maksimal bagi Kerajaan Allah. Oleh karena itu, sekali lagi saya mendorong anda untuk bergabung dalam sebuah gereja lokal.

c. Akan tetapi saya juga menyadari bahwa ada sebagian gereja lokal yang mempunyai visi terlalu sempit, kapasitas terlalu kecil, dan pandangan terlalu pendek untuk melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus. Akibatnya sebagian orang Kristen yang mempunyai kerinduan besar untuk bertumbuh dan melayani Tuhan secara luas merasa tidak mempunyai wadah yang cukup dalam gereja. Dan karena wadahnya terlalu kecil, maka bukannya kemajuan yang kita alami, malahan sikut-sikutan dan banyak kekecewaan.

Ibaratnya kalau seharusnya sebuah tim sepak bola yang terdiri dari 11 orang bermain di lapangan sepakbola yang luas sehingga setiap orang terakomodasi dan mempunyai fungsinya masing-masing, tapi 11 orang ini dipaksa untuk bermain tennis meja yang kapasitasnya maksimal hanya 2 pemain saja. Apa yang terjadi? Bukannya kemenangan, tapi saling tabrak dan kebingungan yang akhirnya mengakibatkan kekalahan.

Inilah yang seringkali membuat banyak orang Kristen yang punya kerinduan besar untuk melayani Tuhan, pada akhirnya keluar dari gereja dengan berbagai kekecewaan. Memang di satu sisi gereja harus menyadari masalah ini dan berani berubah serta terus bertumbuh untuk memperluas kapasitasnya. Akan tetapi di sisi yang lain, bagi anda yang pernah mengalami hal seperti ini, saya ingin mengatakan kepada anda bahwa tidak semua gereja seperti itu. Ada gereja-gereja yang sungguh-sungguh menangkap visi Allah dan berjalan dalam rencana Allah yang besar. Itu sebabnya anda perlu berdoa meminta tuntunan Tuhan tentang di gereja mana anda harus bergabung dan berkomitmen dengan sungguh-sungguh. Oleh karena itulah, saya mengatakan bahwa supaya kita bisa bertumbuh secara rohani, kita harus bisa MEMILIH dan kemudian harus BERKOMITMEN dalam sebuah gereja lokal.

d. Nah, sekarang tentang MEMILIH GEREJAL LOKAL. Apakah semua gereja sama? Ya, semua gereja sama, tapi juga semua gereja berbeda. Apa maksudnya? Semua gereja sama-sama membawa kita menyembah Tuhan yang sama dan sama-sama mengajarkan Firman Allah dari Alkitab yang sama. Akan tetapi masing-masing gereja juga mempunyai perbedaan dalam banyak hal, misal: doktrin gereja, penekanan Firman Tuhan, visi dan misi, metode pertumbuhan gereja, struktur gereja, karakter pemimpin, fasilitas gereja, kapasitas gereja, dst.

Sama seperti kalau kita ingin menyekolahkan anak kita ke sebuah sekolah, maka terlebih dahulu kita harus bisa memilih sekolah mana yang paling cocok dan paling baik bagi anak kita. Memang benar bahwa setiap sekolah sama-sama memberikan pendidikan dan mengajarkan kebaikan. Akan tetapi kita harus sadar bahwa setiap sekolah juga mempunyai perbedaan dalam kualitas gurunya, kualitas kurikulumnya, konsepnya, metode pengajarannya, fasilitasnya, dst. Dan itu semua akan sangat mempengaruhi tingkat pertumbuhan intelektual anak kita. Dengan mengirimkan di sekolah yang lebih berkualitas, kita lebih bisa berharap bahwa anak-anak kita akan mendapatkan pendidikan yang lebih berkualitas dan akhirnya menjadi pribadi-pribadi yang lebih berkualitas.

Demikian juga halnya dalam memilih gereja, kita harus bisa melihat dan memilih gereja mana yang paling cocok dan paling baik bagi pertumbuhan rohani kita. Sekalipun semua gereja sama, tapi kita juga harus sadar bahwa semua gereja berbeda. Itu sebabnya dalam seri pengajaran ini, saya ingin membagikan kepada anda bagaimana caranya memilih sebuah gereja lokal yang baik. Sementara kita mempelajari seri pengajaran ini, saya ingin anda berdoa di gereja mana Tuhan ingin anda berkomitmen sehingga anda bisa mengalami pertumbuhan rohani dengan baik.

e. Ciri-ciri Gereja Lokal yang Cocok dan Baik Bagi Pertumbuhan Rohani Anda:

Ketika anda hadir dalam ibadah gereja itu, anda bisa merasakan ATMOSFIR / SUASANA ROHANI yang bisa mendukung pertumbuhan rohani anda.

Kalau anda hadir dalam ibadah sebuah gereja dan sewaktu anda pulang, anda merasa tidak mendapatkan apa-apa, kehidupan rohani anda tidak terbangun, dan bahkan anda merasa kering, maka kemungkinan anda tidak bisa mengalami pertumbuhan rohani yang maksimal kalau anda terus ada dalam gereja itu.

Gereja lokal yang baik harus bisa membangun atmosfir / suasana rohani yang mendukung pertumbuhan rohani jemaatnya. Memang tidak mungkin sebuah gereja bisa membuat 100% jemaat merasakan atmosfir rohani yang kuat dalam tiap-tiap ibadah. Kadang-kadang ibadah yang luarbiasa sekalipun bisa terasa hambar bagi beberapa jemaat karena keadaan hati jemaat sendiri yang tidak siap. Akan tetapi prinsipnya adalah sebuah gereja yang baik harus bisa membangun atmosfir rohani yang kuat dan mendukung dalam ibadah bagi kebanyakan jemaat yang hadir.

Atmosfir rohani yang seperti apa yang bisa mendukung pertumbuhan rohani?
Kehausan jemaat dalam menerima khotbah Firman Allah.
Antusiasme jemaat dalam memuji dan menyembah Tuhan.
Sukacita jemaat dalam memberikan persembahan dan persepuluhan.
Hadirat Allah dan Urapan Allah yang kuat dalam ibadah.
Firman Allah yang menghibur, menegor, mengajar, dan membangun kualitas hidup jemaat.
Semangat melayani yang kuat dari para pelayan Tuhannya.
Wajah-wajah yang diberkati sepanjang ibadah dan ketika pulang.

Kalau sebuah gereja mempunyai atmosfir rohani yang seperti ini, saya percaya atmosfir ini akan membantu jemaat dalam bertumbuh secara rohani. Memang tetap saja ada sebagian orang yang tetap tidak bisa bertumbuh sekalipun ada dalam atmosfir gereja yang mendukung. Ada banyak faktor: kesiapan hati jemaat itu sendiri, kekecewaan yang belum dibereskan, tekanan hidup yang berat yang perlu penanganan khusus, dst. Ini nanti akan saya bahas dalam poin-poin berikutnya. Akan tetapi yang paling penting adalah kita harus memastikan bahwa kita berada daalm gereja yang mempunyai atmosfir rohani yang mendukung pertumbuhan rohani kita.

TIM KEPEMIMPINAN GEREJA itu adalah orang-orang yang melayani karena panggilan Tuhan, bukan ambisi pribadi.

Mazmur 133:2 Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya.

Alkitab mengajarkan kepada kita bahwa urapan mengalir dari atas ke bawah. Seperti apa tim kepemimpinan sebuah gereja, seperti itu jugalah jemaat gereja tersebut. Itu sebabnya sebuah gereja lokal yang baik adalah gereja lokal yang dipimpin oleh orang-orang yang mempunyai panggilan Tuhan, bukan melayani karena ambisi pribadi.

Orang yang melayani karena panggilan, CIRINYA adalah orang itu mempunyai hati yang luarbiasa untuk berkorban bagi gereja dan penuh dengan pengurapan Allah. Akan tetapi orang yang melayani karena ambisi pribadi, cirinya adalah fokus pelayanannya adalah ambisinya sendiri, entah itu kekuasaan, kebanggaan, kehormatan, uang, dst.

Kalau anda melihat seseorang yang dalam pelayanannya mempunyai visi Allah yang besar, tapi tidak sombong, maka itulah orang yang diurapi Allah. Kalau anda melihat seorang hamba Tuhan yang mempunyai kapasitas besar untuk dipakai Allah dalam perkara-perkara besar, tapi mempunyai hati yang penuh dedikasi dan pengorbanan pribadi demi pekerjaan Tuhan, itulah orang yang dipanggil dan dipilih Allah. Dan hanya gereja yang dipimpin oleh orang-orang seperti inilah, yang bisa bertumbuh dan bisa membawa jemaat juga mengalami pertumbuhan rohani sampai mengalami kedewasaan Kristus yang penuh.

Oleh karena itu, dalam memilih sebuah gereja, anda harus berhati-hati supaya jangan sampai anda ada dalam gereja yang dipimpin oleh hamba Tuhan yang memiliki ambisi-ambisi pribadi untuk memuaskan egonya sendiri. Perhatikan apakah hamba Tuhan itu memiliki sikap berani berkorban atau memanfaatkan gereja secara tidak benar, memberi hidup atau mementingkan diri sendiri, memiliki visi Allah yang besar dan bisa dipakai Allah dalam perkara-perkara besar atau memiliki pandangan yang kecil sehingga sukar untuk dipakai Allah dalam perkara-perkara besar, dst.

Kapasitas seorang pemimpin akan menentukan kapasitas gereja; Dan kapasitas gereja akan menentukan kapasitas pertumbuhan rohani jemaat. Pilih pemimpin yang mempunyai kapasitas besar, diurapi Allah, dan melayani karena panggilan Allah. Itulah ciri kedua dari gereja lokal yang baik.

Gereja itu mengajarkan INJIL SEPENUH.

Firman Allah hamil dengan kuasa dan berkat-berkat Allah yang luarbiasa. Akan tetapi kuasa dan berkat-berkat Allah itu hanya akan bisa diaktifkan melalui pembukaan dan pewahyuan Firman Allah. Seberapa banyak kita mengalami pewahyuan Firman Allah, sebanyak itu pula kita bisa menerima kuasa dan berkat-berkat Allah dalam hidup kita.

Oleh karena itu, sebuah gereja yang baik adalah gereja yang mengajarkan dan membagikan pewahyuan-pewahyuan Firman Allah dengan lengkap, itulah yang saya sebut sebagai Injil sepenuh. Hanya dengan cara seperti itu, maka jemaat dalam gereja tersebut bisa mengalami kuasa dan berkat-berkat Allah sepenuhnya dalam kehidupan mereka.

§ Kalau sebuah gereja hanya mengajarkan pewahyuan tentang keselamatan, maka jemaat gereja tersebut hanya akan menerima berkat keselamatan saja, tapi juga kehilangan berkat-berkat lain yang sebenarnya Allah sediakan.
§ Kalau sebuah gereja hanya mengajarkan pewahyuan tentang keuangan Alkitabiah saja, maka jemaat gereja itu hanya akan menerima berkat keuangan saja, tapi kehilangan berkat-berkat lain yang Allah sediakan.
§ Kalau sebauh gereja hanya menekankan tentang pentingnya pikul salib dan menderita bagi Kristus, maka jemaat gereja tersebut hanya akan mendapatkan berkat dari memikul salib dan menderita bagi Kristus, tapi kehilangan berkat-berkat yang lain.
§ Kalau sebuah gereja hanya menekankan tentang perjamuan kudus atau minyak pengurapan saja, maka jemaat itu akan mendapatkan berkat dari kuasa dalam perjamuan kudus atau minyak pengurapan, tapi kehilangan yang lainnya.
§ Kalau sebuah gereja hanya menekankan tentang pentingnya doa, pujian, dan penyembahan saja, maka jemaat itu akan mengalami kuasa dalam doa, pujian, dan penyembahan, tapi kehilangan banyak berkat yang lain yang bisa digali dari Firman Allah.
§ Kalau sebuah gereja hanya menekankan pengajaran tentang kesembuhan ilahi saja, maka akan banyak jemaat gereja itu mengalami kesembuhan ilahi, tapi tidak mengalami kuasa Firman Allah yang lain yang ada dalam Alkitab.

Itu sebabnya sebuah gereja yang sehat adalah gereja yang mengajarkan INJIL SEPENUH. Gereja seperti itulah yang bisa membawa kita untuk mengalami KEPENUHAN (bukan sebagian dan bukan separo-separo), melainkan KEPENUHAN KUASA FIRMAN ALLAH.

Gereja yang baik bukan gereja restauran, tapi sebuah keluarga rohani.

Kalau kita makan di sebuah restauran, maka inilah yang akan kita lakukan: Kita akan memilih restauran sesuai dengan selera menu hidangan yang kita inginkan hari ini. Setelah sampai di restauran itu kita akan makan sampai kenyang dan kemudian membayarnya, lalu pulang. Tidak ada yang namanya komitmen, penggembalaan, pemuridan, pengajaran, dst.

Ternyata ada gereja-gereja yang dijalankan dengan cara seperti ini. Gereja seperti ini yang menjadi penekanan hanya ibadah raya saja. Menunya adalah pembicara yang bagus, pemain musik yang hebat, worship leader dan singer yang kompak, dan fasilitas yang menyenangkan. Jemaat akan datang dan makan sampai kenyang, kemudian membayar persembahannya, dan setelah itu pulang. Tidak ada yang namanya komitmen, pemuridan, penggembalaan, kelompok sel, bagi hidup, dst.

Ciri-ciri gereja seperti ini adalah mirip seperti restauran:
Kalau pengeluaran lebih banyak dari pemasukan, maka ini tidak menguntungkan, jadi lebih baik ditutup.
Tidak akan ada Pendalaman Alkitab untuk membangun dasar-dasar kekristenan jemaat.
Tidak ada penggembalaan dan kelompok sel karena itu menghabiskan banyak waktu, tenaga, dan biaya.
Tidak akan ada pembinaan dan konseling sehingga jemaat mengalami perubahan hidup yang sesungguhnya.
Kebanyakan orang yang melayani di situ, fokus pelayanannya bukan tulus membalas cinta kasih Tuhan, tapi untuk mendapatkan imbalan.
Yang terpenting bagi gereja seperti ini adalah menyediakan ibadah yang menyenangkan sehingga jemaat senang dan setelah itu urusan sendiri-sendiri.

2 Timotius 4:3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.

Saya percaya bahwa gereja seharusnya bukan seperti itu. Gereja yang baik adalah gereja yang berfungsi sebagai keluarga rohani yang:
Mengayomi, mendidik, menegur, mengajar, dan membangun kualitas hidup jemaat.
Gereja yang baik bukan gereja yang mengkhotbahi jemaatnya seminggu sekali saja, tapi gereja yang juga memuridkan jemaatnya untuk membangun dasar-dasar kekristenan yang kokoh dan karakter Kristus yang kuat.
Gereja yang baik adalah gereja yang menggembalakan jemaatnya dalam kelompok-kelompok kecil sehingga bisa saling memperhatikan, saling mendoakan, dan saling membangun.
Gereja yang baik adalah gereja yang peduli akan kehidupan pribadi jemaat.
Cirinya adalah gereja seperti akan mengadakan pelayanan-pelayanan konseling, kesembuhan batin, pemulihan keluarga, kelepasan dari okultisma, kelepasan dari dosa, dst.

Itulah gereja yang berfungsi sebagai keluarga rohani bagi setiap jemaat yang ada. Hanya dengan bergabung dalam gereja seperti ini, maka kehidupan rohani kita akan mengalami pertumbuhan rohani yang matang dan kedewasaan Kristus yang penuh. Oleh karena itu, pastikan anda bergabung dalam gereja lokal yang sungguh-sungguh peduli dan mengasihi anda sebagai keluarga rohani anda.

Gereja yang baik adalah gereja yang ministry-oriented (berorientasi pada pelayanan), bukan profit-oriented (berorientasi pada keuntungan).

Semua organisasi mempunyai tujuan yang harus dipahami oleh setiap orang yang terlibat di dalamnya. Organisasi pendidikan seharusnya menjadi education-oriented (berorientasi pada pendidikan), jangan sampai menjadi profit-oriented. Organisasi pemerintahan harusnya menjadi people-oriented (berorientasi membangun rakyat), bukan profit oriented. Demikian juga organisasi rohani atau gereja harusnya menjadi ministry-oriented, bukan profit-oriented. Hanya bisnis saja yang boleh menjadi profit-oriented karena memang tujuan orang berbisnis adalah untuk mencari uang.

Ini adalah konsep yang harus dipahami oleh setiap hamba Tuhan yang terlibat dalam pelayanan. Jangan sampai sebuah gereja menjadi profit-oriented. Jangan sampai tujuan gereja yang sesungguhnya yaitu pelayanan dan pertumbuhan rohani, menjadi melenceng. Esau yang menjual hak kesulungannya dengan semangkuk sup kacang merah. Jangan sampai ada gereja atau hamba Tuhan yang menjual pengurapan dan pelayanan demi uang. Saya yakin ketika sebuah gereja menjadi profit-oriented, saat itulah urapan Allah akan diambil dari gereja tersebut.

Akan tetapi saya sadar sepenuhnya bahwa tanpa keuangan yang kuat, sebuah organisasi pasti akan mundur dan akhirnya mengalami kehancuran. Organisasi pendidikan yang tidak mempunyai kekuatan finansial, pada akhirnya pasti sekarat. Organisasi pemerintahan yang tidak membangun keuangan yang kuat, pada akhirnya juga akan mengalami kehancuran. Apalagi organisasi bisnis yang tidak membangun dasar keuangan yang kuat, pasti akan mengalami kebangkrutan. Demikian juga dengan gereja, gereja yang tidak membangun dasar keuangan yang kuat, pasti akan mengalami kemunduran dan tidak akan pernah bisa melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus.

Jadi bagaimana jalan keluarnya? Kita harus mengerti bahwa ada PRINSIP-PRINSIP UNIVERSAL yang harus dimiliki oleh organisasi apapun untuk bisa maju dan bertumbuh, misalnya: manajemen yang baik, kepemimpinan yang kuat, visi yang jelas, metode yang efektif, dan termasuk di dalamnya adalah keuangan yang kuat.

Akan tetapi keuangan dalam organisasi non-binis tidak boleh dijadikan tujuan utama, hanya bisnis saja yang boleh menjadi profit oriented. Dalam organisasi pendidikan, keuangan yang kuat harus dipakai untuk membangun sarana pendidikan yang lebih berkualitas. Itu yang utama, bukan untuk keuntungan para pendiri atau pemilik organisasi pendidikan itu. Meskipun tetap saja kita tidak boleh mengesampingkan kerja keras dan perjuangan orang-orang di dalamnya, mereka tetap harus mendapatkan imbalan yang layak.

Demikian juga dalam gereja, keungan yang kuat harus dibangun dengan tujuan untuk memperluas pelayanan dan pemberitaan Injil sehingga Kerajaan Allah segera ditegakkan di bumi seperti di Surga. Itu yang utama, bukan untuk keuntungan pendeta atau gembala sidangnya. Akan tetapi kita juga harus mengerti bahwa Firman Tuhan berkata bahwa kita tidak boleh memberangus mulut lembu yang membajak, seorang pekerja patut mendapat upahnya, bahkan penatuan jemaat yang baik pimpinannya patut mendapatkan upah dua kali lipat. Itu ditulis dalam Alkitab. Jadi yang namanya kesejahteraan para hamba Tuhan tidak boleh dilupakan, tapi tujuan utama semua itu adalah untuk kepentingan pelayanan dan pertumbuhan rohani.

Jadi kalau anda bergabung dalam sebuah gereja lokal, carilah gereja lokal yang punya FOKUS UNTUK TERUS MENGEMBANGKAN PELAYANAN:
Ciri-ciri gereja seperti ini adalah gereja ini tidak henti-hentinya mempunyai proyek-proyek pelayanan baru.
Semua keuangan yang masuk dalam gereja, tidak hanya disimpan atau digunakan untuk para pendetanya saja.
Akan tetapi jauh lebih dari itu, semaksimal mungkin keuangan yang masuk terus-menerus dipergunakan untuk memperluas pelayanan sampai Injil diberitakan ke ujung bumi dan Kerajaan Allah ditegakkan di bumi seperti di Surga.

Di gereja kita, anda akan melihat bahwa semua keuangan yang masuk dalam gereja akan dipakai untuk membiayai proyek-proyek pelayanan untuk memperluas Kerajaan Allah. Contoh: pembangunan gedung gereja, sewa tempat ibadah, pembangunan organisasi pendidikan sebagai sarana memperluas Kerajaan Allah, pembangunan TV dan radio untuk pemberitaan Injil, pelatihan musik pujian, pelatihan konseling, KKR, seminar, dst.

Gereja kita adalah gereja dengan ministry-oriented. Itu sebabnya Tuhan terus memberkati gereja kita karena Tuhan tau bahwa setiap rupiah yang masuk dalam kas gereja tidak akan diselewengkan sedikitpun, akan tetapi akan digunakan secara maksimal untuk membangun Kerajaan Allah di bumi seperti di Surga. Sebagai orang Kristen, anda harus memilih untuk mendukung gereja yang punya fokus dan komitmen untuk menggunakan semua keuangannya demi memperluas Kerajaan Allah. Gereja yang hanya membangun keuangan yang kuat, tapi tidak menggunakannya untuk perluasan Kerajaan Allah, sesungguhnya sudah kehilangan ministry-oritentednya.

Itu sebabnya ketika memilih sebuah gereja, anda harus melihat apakah gereja tersebut hanya berkutat pada rutinitas ibadah minggu yang tidak pernah bertumbuh atau gereja tersebut mempunyai komitmen untuk menggunakan semua keuangannya demi kemajuan pekerjaan Tuhan.

f. Itulah 5 ciri-ciri gereja lokal yang baik yang bisa membantu anda untuk bertumbuh secara rohani. Saya bisa saja melanjutkan daftar ciri-ciri gereja yang baik, akan tetapi paling tidak kita mengetahui dasar-dasarnya memilih gereja yang baik.

Jadi jangan sampai kita salah berpikir tentang gereja yang baik:
§ Fasilitas gereja yang maha indah bukanlah jaminan bahwa gereja itu adalah gereja yang baik.
§ Pengkhotbah tamu yang terkenal yang sering diundang dalam sebuah gereja juga bukan membuktikan bahwa gereja itu adalah gereja yang baik.
§ Musik yang profesional tidak berarti membuat sebuah gereja menjadi gereja yang baik.
§ Dst.

g. Yang saya tekankan di sini adalah NILAI-NILAI KEBENARAN FIRMAN ALLAH: komitmen, integritas, pengorbanan, panggilan Allah, atmosfir roh yang kuat, urapan Allah hadirat allah, pelayanan, pemuridan, penggembalaan, dst. Itulah yang diajarkan oleh Tuhan Yesus dan seharusnya itulah yang harus kita ikuti.

h. Akan tetapi kita harus menyadari bahwa TIDAK ADA GEREJA YANG SEMPURNA. Bahkan kalau ada gereja yang sempurna di dunia ini dan kemudian kita yang tidak sempurna bergabungn dalam gereja itu, maka gereja itu akan berubah menjadi gereja yang tidak sempurna.

Jadi yang harus anda lakukan adalah BERDOA DAN MINTA TUNTUNAN TUHAN DALAM MEMILIH GEREJA LOKAL YANG BAIK sehingga kita bisa mengalami pertumbuhan rohani yang baik dan kedewasaan yang penuh dalam Kristus.

i. Pertanyaan banyak orang Kristen: Apakah boleh orang Kristen pindah gereja? PINDAH GEREJA BOLEH, TAPI PINDAH-PINDAH GEREJA TIDAK BOLEH. Harus ada yang namanya komitmen dalam berjemaat. Akan tetapi kalau memang kita sudah tidak bisa lagi mengalami pertumbuhan rohani di gereja lokal kita sekarang ini, maka tidak dosa kalau kita mengambil keputusan untuk pindah gereja. Bahkan kalau kita tidak mengambil keputusan untuk pindah gereja, maka pada akhirnya kehidupan rohani kita akan mejadi kering dan mati.

Ingat bahwa di Surga nanti, kita akan mempertanggung jawabkan kehidupan kita masing-masing di hadapan Tuhan. Kalau kita senantiasa ragu-ragu dalam mengambil keputusan dan akhirnya kehidupan rohani kita kering dan tidak menghasilkan buah, maka kita sendiri yang akan bertanggung jawab di hadapan Tuhan. Pendeta anda akan bertanggung jawab karena dia tidak melakukan pelayanannya sebagaimana mestinya, akan tetapi perihal kehidupan anda, maka andalah orang yang akan paling bertanggung jawab. Itu sebabnya ambil keputusan yang benar. Anda harus memilih dan berkomitmen dalam sebuah gereja yang bisa menbantu anda untuk bertumbuh secara rohani.

j. Akan tetapi kita juga harus ingat bahwa setelah kita berdoa, mempertimbangkan, dan mengambil keputusan memilih sebuah gereja lokal, maka kita harus sungguh-sungguh komitmen dalam gereja tersebut. Jangan karena satu atau dua hal saja, maka kita berpindah-pindah dari gereja satu ke gereja lain. Ini bukan yang diinginkan oleh Tuhan Yesus. Ingat baik-baik bahwa Firman Allah menekankan: komitmen, integritas, kasih, pelayanan, dst. Selama anda bisa bertumbuh dengan baik dalam sebuah gereja, jangan pindah-pindah gereja.

About Jafeto

Lovely, Care, Analyse anything... Love to singing, reading, writing, dancing (hip-hop)...
This entry was posted in pertumbuhan rohani. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s