Bahagia Saat Jatuh Dalam Pencobaan

Khotbah dari Ps. Jonathan Setiawan

Pendahuluan:

Mungkinkah seseorang bahagia saat jatuh dalam pencobaan?

§ Mengalami kecelakaan tertabrak mobil sehingga kaki harus diamputasi.

§ Tertipu seseorang yang berakibat ludesnya seluruh harta yang ada bahkan hutang piutang yang sangat besar.

§ Orang tua kita bercerai dan kita dituntut untuk memilih mengikuti salah satu dari mereka.

§ Dihina, disalah mengertikan, dicemoohkan rekan sepelayanan meskipun kita sudah berusaha untuk memberikan yang terbaik bagi Tuhan.

Dalam semua pencobaan yang kita hadapi dalam hidup kita, masih bisakah kita berbahagia? Masih bisakah kita bersukacita? Masih bisakah kita bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan?

Baca Yakobus 1:2-4 !!!

2 Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,

3 Sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.

4. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.

Jadi menurut ayat yang baru saja kita baca ini, mungkinkah kita berbahagia apabila kita jatuh dalam berbagai-bagai (bukan hanya satu) pencobaan? YA. Bahkan bukan hanya MUNGKIN, tapi HARUS. Ini adalah sebuah perintah – kita diperintahkan untuk berbahagia apabila jatuh dalam berbagai-bagai pencobaan.

Saya percaya sebagian orang yang hadir di tempat ini merasa sedang mengalami berbagai-bagai pencobaan. Peristiwa demi peristiwa berantai seakan-akan tidak pernah berhenti membuat kita begitu tertekan, stress, dan putus asa. Seakan lenyap sudah semua pengharapan dan kekuatan kita. Kita merasa ditinggalkan, dikhianati, tidak dimengerti, diperlakukan tidak adil, dst.

Pencobaan apapun yang sedang anda alami pada saat ini, pesan Tuhan hari ini: Anggaplah sebagai suatu kebahagiaan apabila kamu jatuh dalam berbagai-bagai pencobaan. Dalam bahasa Inggrisnya lebih tepat: Count it all joy! Artinya: Hitunglah sebagai suatu kebahagiaan. Setiap pencobaan, masalah, tragedi, krisis yang sedang anda hadapi, hitunglah itu semua sebagai suatu kebahagiaan.

Coba kita rubah dulu raut wajah kita sekarang ini! Sebagian yang saya lihat adalah wajah-wajah orang yang sedang suntuk dan stress. Bukan begitu cara yang benar memandang pencobaan dalam hidup kita. Mari kita ubah raut wajah kita sekarang: bibir dibuat tersenyum, mata dibuat berbinar-binar seperti baru dapat uang Rp 1 Milyar, wajah dibikin cerah – pandang orang yang duduk di samping anda dan katakan: hitung pencobaanmu sebagai kebahagiaan ya!

Isi:

Kenapa kita harus perhitungkan setiap pencobaan yang kita alami itu sebagai suatu kebahagiaan?

KARENA…

1. Pencobaan itu akan menghasilkan ketekunan yang menjadikan hidup kita menjadi sempurna, utuh, dan tak kekurangan suatu apapun.

  1. Baca Yakobus 1:2-4 !!!

2 Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,

3 sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.

4 Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.

  1. Kenapa kita harus berbahagia apabila kita jatuh dalam berbagai-bagai pencobaan? Sederhana: pencobaan itu akan menghasilkan ketekunan; dan saat ketekuanan itu menjadi matang maka kita akan menjadi sempurna, utuh, dan tak kekurangan suatu apapun.

  1. Sadarkah anda bahwa Allah sedang merenda suatu kehidupan yang indah dalam dirimu? Saat proses perendaan itu sedang dikerjakan dan belum selesai, segala sesuatunya tampak kacau dan tidak baik. Tapi begitu proses perendaan itu selesai, maka kita bisa melihat sebuah karya yang bagitu indah / sebuah masterpiece yang begitu mengagumkan dan menjadi berkat bagi banyak orang.

  1. Itulah yang saya sebut dengan menjadi sempurna. Ada perbedaannya antara yang BAIK dan SEMPURNA – dan perbedaannya begitu besar. Kalau anda suka mobil, perbedaan yang biasa dengan yang sempurna ibaratnya perbedaan mobil Carry trontong dengan BMW. Mobil Carry hanya mengutamakan fungsi mobil sebagai SARANA TRANSPORTASI saja; sementara BMW memperlengkapi mobilnya dengan berbagai macam pernak pernik yang menjadi nilai tambah. Nilai tambah ini yang membuat BMW sebagai sekedar alat transportasi, tapi ada nilai-nilai yang melebihi itu: barang-barang tambahan seperti AC, Power Window, Power Steering, tape / CD, layar TV dalam mobil, jok mobil kulit, kualitas nomer satu semua barang-barang disana memberikan pada pemiliknya nilai kenyamanan, keamanan, kenikmatan, hiburan, prestise, dst.

  1. Perhatikan baik-baik! Sama-sama sebagai sarana tranpostasi, Carry Trontong dan BMW dihargai dengan nilai rupiah yang jauh berbeda, KENAPA? Ada pernak-pernik kecil-kecil yang ditambahkan pada BMW sehingga BMW tidak lagi menjadi mobil biasa melainkan mobil yang sempurna, utuh dan tak kekurangan suatu apapun. Walaupun tentunya untuk menghasilkan sebuah mobil BMW dibutuhkan pekerjaan yang lebih rumit, standar yang lebih tinggi, proses yang lebih ketat, dst.

  1. Kalau anda menjadi sebuah mobil, pilih jadi Carry Trontong atau BMW? Kenapa? Karena BMW mempunyai nilai kesempurnaan, utuh dan tak kekurangan suatu apapun. Kalau itu kesempurnaan itu yang kita inginkan, rahasianya adalah ketekunan dan ketekunan itu dihasilkan melalui pencobaan. Jadi apabila anda sedang jatuh dalam berbagai-bagai pencobaan, anggap dan hitunglah itu semua sebagai suatu kebahagiaan karena Allah sedang merenda suatu karya yang agung dan mulia dalam kehidupan anda sehingga anda menjadi sempurna, utuh dan tak kekurangan suatu apapun.

  1. Dan berita baiknya kalau anda menjadi sebuah perabot yang indah sempurna dihadapan Allah, maka Allah akan menempatkan anda di tempat yang mulia. Alkitab mengajarkan perabot yang kurang mulia ditaruh di tempat yang kurang mulia; perabot yang mulia ditaruh di tempat yang mulia. Jadi kalau Allah mengijinkan semua pencobaan itu terjadi dalam hidup kita, itu berarti Allah sedang merenda suatu karya yang agung dan mulia yang akan menuntun kita pada kesempurnaan itu sendiri. Oleh karena itu, Alkitab berkata: BERBAHAGIALAH apabila engkau jatuh dalam berbagai-bagai pencobaan!

2. Kebahagiaan kita akan menjadi kekuatan kita untuk menghadapi setiap pencobaan yang kita alami.

a. Baca Amsal 18:14 dan 24:10 !!!

18:14 Orang yang bersemangat dapat menanggung penderitaannya, tetapi siapa akan memulihkan semangat yang patah?

24:10 Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.

b. Banyak orang punya sikap: Kalau berkat datang, saya semangat; tapi kalau pencobaan datang, saya kehilangan semangat. Ini suatu sikap yang salah sama sekali. Justru dalam pencobaan, kita harus memaksa diri kita untuk bersemangat dan berbahagia karena disitulah kita mendapatkan kekuatan untuk menanggung semua penderitaan dan pencobaan yang kita alami.

c. Inilah yang disebut Yesus sebagai SUKACITA YANG MELAMPAUI SEGALA AKAL. Bagi akal dunia, kita bahagia kalau sedang diberkati dan kita sedih kalau sedah kena masalah. Tapi sukacita yang Allah berikan kepada kita melampaui sukacita yang dimiliki oleh dunia. Bukan hanya di saat keadaan baik dan banyak berkat kita bisa bersukacita; tapi sekalipun pencobaan silih berganti datang, kita tetap bisa bersukacita. Itulah bagian orang percaya: Alla sudah menyediakan sukacita yang melampaui segala akal.

d. Masih ingat khotbah saya yang berjudul IMAN SEKALIPUN – Habakuk 3:17-18!!!

17 Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,

18 namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.

e. Bukankah kita semua sekarang sudah mengetahui bahwa Allah adalah sutradara kehidupan kita. Sebagai sutradara, Allah sedang membuat sebuah kisah hidup bagi kita yang akhir ceritanya adalah HAPPY ENDING. Sebuah cerita yang akhirnya happy ending, biasanya di tengahnya tidak happy / tidak baik, sebaliknya banyak pencobaan dan tantangan.

f. Di saat kita sedang berada di tengah cerita yang penuh dengan penderitaan, tantangan dan pergumulan yang berat, milikilih selalu IMAN SEKALIPUN itu; milikilah juga SUKACITA SEKALIPUN!

Sekalipun doaku belum dijawab, sekalipun harus dioperasi, sekalipun keluarga masih kacau balau, sekalipun orang lain memperlakukanku secara tidak adil – namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.

g. Baca Amsal 17:22 !!!

Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.

3. Pencobaan adalah kesempatan yang Tuhan berikan pada kita untuk melatih otoritas kita.

a. Baca Kejadian 1:28 !!!

Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: “Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi.”

b. Perhatikan apa maksud dan tujuan Allah menciptakan manusia! Allah memulainya dengan berkat, kemudian menyuruh manusia untuk mengalami pertambahan, peningkatan, dan kemajuan; kemudian dia ingin manusia memenuhi dan menaklukkan serta berkuasa atas bumi. Intinya sejak awal dunia diciptakan, Allah sudah memberikan pada kita otoritas untuk berkuasa.

c. Masalahnya otoritas berkuasa itu hanya bisa kita latih saat ada tantangan, masalah dan pergumulan. Tanpa itu, kita tidak akan menaklukan apapun dan berkuasa atas apapun. Dengan adanya pencobaan itu, kita mempunyai kesempatan untuk melatih dan mengembangkan otoritas berkuasa yang sudah Tuhan berikan sehingga semakin lama kita menjadi semakin kuat melebihi pencobaan itu sendiri dan pada akhirnya kita muncul menjadi pemenang dan bahkan lebih dari pemenang.

d. Salah satu alasan mengapa Tuhan ijinkan pencobaan-pencobaan yang berat yang datang dalam hidup kita adalah karena Tuhan ingin kemenangan-kemenangan yang kita dapatkan bukan kemenangan yang kecil-kecil saja, tapi kemenangan-kemenangan yang luarbiasa yang akan membedakan kita dengan orang-orang dunia – kita lebih dari pemenang.

e. Dalam Alkitab, kita bisa membaca banyak kisah kemenangan Daud. Akan tetapi kisah yang paling menarik dan paling diingat oleh banyak orang adalah kisah DAUD VS GOLIAT. Seandainya Daud hanya menang atas prajurit biasa, kemenangan itu tidak akan terlalu berarti. Justru Goliatlah yang membawa nama Daud begitu harum dan disanjung-sanjung sampai akhirnya dia menjadi raja atas seluruh Israel.

f. Sama dengan kita. Bagi yang gemar sepakbola. Kalau kita hanya jadi juara tingkat kampung, predikat juara itu meskipun baik tapi tidak terlalu banyak berarti. Beda seandainya kita ini bisa jadi juara dunia dengan mengalahkan musuh-musuh yang berat. Kemenangan itu akan menjadi sedemikian berarti dan luarbiasa bagi kita.

g. Semakin berat pencobaan yang dihadapi seseorang biasanya menuntun pada berkat kemenangan yang semakin besar. Semakin berat dan lama pencobaan yang kita lalui, berarti Tuhan sedang mempersiapkan kita untuk suatu rencana yang besar dan mulai. Oleh karena itu, berbahagialah apabila engkau jatuh dalam berbagai-bagai pencobaan.

h. Kesaksian: Emas Dalam Lembali Air Mata

Serombongan keluarga imigran dari Eropa me­nempati sebuah daerah baru di Amerika Utara. Ter­dapat satu keluarga yang mencapai sukses dalam membuka usahanya di daerah baru itu. Beberapa bangunan perumahan dibangun di sekitar tempat usahanya. Sukses itu diperoleh dengan kerja keras. Pada suatu hari, keluarga imigran ini pergi ke kota lain selama beberapa hari. Apa yang terjadi kemudian sewaktu ia pulang ke daerahnya? Tidak lagi ia dapat melihat ujud jerih payah yang baru ditinggalkan selama ini, tetapi yang terlihat tinggal puing-puing bekas kebakaran. Seluruh harta keka­yaannya habis musnah. Beberapa detik ia merenung sedih, menyaksikan keadaan demikian. Dalam hati ia menangis, mengapa Tuhan membiarkan hasil jerih payahnya musnah dalam sekejap? Tiba-tiba anak­nya yang kecil datang menepuk tangannya: “Ayah, mengapa ayah termenung sedih, bukankah Tuhan masih menyelamatkan kita?” Suara anaknya me­nyentakkan ia dan lamunannya, seolah-olah ia mendengar suara Tuhan sendiri. Ia menjadi sadar dan bersyukur kepada Tuhan bahwa ia sekeluarga terluput dan bencana kebakaran itu, walaupun hartanya habis musnah tapi jiwa mereka selamat.

Ketika ia berjalan mendekati puing-puing bekas bangunan tempat usahanya, tiba-tiba ia melihat ada cahaya berkilauan yang berasal dan tanah di rerun­tuhan itu. Setelah diselidiki ternyata itu biji emas yang meleleh terkena panasnya api. Beberapa tahun kemudian orang itu berhasil membuka pertambang­an emas di daerah ini, daerah lembah di mana air matanya menetes karena derita.

Saudara, sekalipun hidup Anda di dunia ini penuh derita, tetapi ingatlah bahwa dalam “lembah air mata Anda pun ada emas keindahan” yang akan menghiasi Anda kelak ketika menghadap Kristus.

Kadang-kadang ada hal-hal tertentu, berkat-berkat yang besar, rencana yang agung dan mulia yang hanya bisa tergenapi melalui berbagai macam pencobaan dan tantangan. Jadi anggaplah suatu kebahagiaan apabila anda jatuh dalam berbagai-bagai pencobaan karena Tuhan sedang menyediakan sesuatu yang indah bagi anda.

Penutup:

Hitunglah sebagai suatu kebahagiaan apabila engkau jatuh dalam berbagai-bagai pencobaan.

About Jafeto

Lovely, Care, Analyse anything... Love to singing, reading, writing, dancing (hip-hop)...
This entry was posted in Hati, Iman. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s