DISTINCTION OF A TRUE FRIEND PART ONE

Materi Sharing Purpose People – 11 November 2009

Setelah memasuki tanah kanaan dan sibuk berperang disana, akhirnya saat bagi kita untuk mengupgrade kemampuan kita. Supaya ketika kita ada di medan pertempuran kita masing-masing kita stay excelent.

Salah satu yang akan dipelajari minggu-minggu ini adalah karakter yang baik yang membuat kita semakin maju dalam hubungan satu sama lain.

Hubungan sangat penting, karena TUHAN SELALU MEMAKAI ORANG LAIN untuk membawa kita naik. Kita akan dipertemukan orang-orang yang membuat kehidupan kita menjadi luar biasa didalam Tuhan.

Karena itu setiap kita perlu belajar menjadi seorang sahabat yang baik agar setiap kita memperoleh orang-orang yang baik dalam kehidupan kita. perlu bagi kita tahu bagaimana cara membangun komunitas, hidup sebagai seorang yang menjadi berkat dan menuai berkat dalam hubungan.

Point dari pelajaran kali ini “jadilah sahabat yang baik, maka kita akan diberikan orang-orang yang baik dalam kehidupan kita, dan dengan seperti itu maka FAVOR akan selalu hadir dalam hidup kita”

Ciri sahabat sejati
1. ORANG YANG SELALU ADA DALAM KEADAAN KEADAAN APAPUN
“A friend is the one who comes in when the whole world has gone out.” Grace Pulpit

Mudah bagi kita menemukan teman dalam keadaan yang baik, saat kita memiliki karir yang bagus, kehidupan kita mengalami kemajuan, atau kita berada di puncak kesuksesan. Tetapi seorang sahabat adalah sering kali adalah orang-orang yang ada dalam dan terus mendukung kita dalam kondisi terburuk kita.

Apakah anda pernah merasakan seseorang yang terus menopang anda, tidak menghakimi anda dan memberikan dorongan terus menerus ketika anda sedang lemah?? Itulah sahabat-sahabat anda. Mereka tulus memberi bukan hanya ketika anda memiliki bahkan ketika anda tidak memiliki apa-apa.

Jadilah sahabat yang seperti itu. Jadilah orang yang menolong dan selalu ada untuk orang-orang yang anda kasihi.

2. SESEORANG YANG BERANI MENEGUR DEMI KEBAIKAN.
Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah – Amsal 27:6
Pastikan ini yang ada di mindset ketika kita akan menegur seseorang, kita rindu melihat orang yang kita kasihi hidup didalam kehidupan yang penuh potensial didalam TUHAN.

Mungkin ketika dia berbuat dosa, atau dia sedang menjalin hubungan yang tidak membangun dengan orang lain, apapun itu, seorang sahabat harus mau menegur agar sahabat yang lain tidak mengalami hidup yang tanpa potensi!! Perlu masukan dan koreksi untuk membuat hidup kita lebih baik, terutama jika kita sadar kita masih belajar dan terus belajar.

Teguran dengan motivasi yang benar adalah dorongan untuk menjadikan orang lain untuk menjadi lebih baik.

Cara memberikan dorongan yang baik:
a. Jujur, murni tanpa manipulasi
Pujilah, tegurlah seseorang dengan jujur, murni tanpa manipulasi. We need to be real saat melakukan hal tersebut.

Ken Blanchett – Jika ingin mendorong seseorang menjadi lebih baik, tangkap orang tersebut saat melakukan kebenaran dan berikanlah pujian, maka orang tersebut akan terus melakukan kebenaran tersebut.

Sebaliknya saat ingin mematikan potensi orang lain, intimidasi mereka akan kesalahan mereka terus menerus!!

b. Sering
Berikan dorongan dengan konsisten dan terus menerus. Hargai kelebihan mereka.

Saat kita melakukan sebuah permainan kecil, yaitu memuji kelebihan orang lain, setelah selesai melakukan ketika saya bertanya kepada orang-orang yang dipuji, mereka merasa senang dan dalam pikiran mereka muncul keinginan untuk menjadi lebih baik lagi karena apa yang mereka lakukan menjadi dampak.

Jadi sering-seringlah memberikan dorongan dan pujian sebagai seorang sahabat yang baik.

c. Bisa dikenali
Berikanlah dorongan dengan jelas. Saat anda memuji orang pastikan kita melakukan dengan jelas.

Contoh : “Kamu baik” pujian atau dorongan seperti ini terlampau umum orang mungkin yang dipuji tidak merasakan adanya dorongan khusus.

“Aku kagum dengan ketekunanmu dalam dunia marketing, maka tidak heran jika kamu berhasil, hal ini memberikan aku inspirasi” Orang yang kita puji akan menerima sinyal yang jelas.

berikanlah dorongan yang bisa dikenali sehingga orang tidak menjadi bingung sedang dipuji atau disindir.

Kita tidak akan bertumbuh jika tidak menerima feedback, penting ada orang-orang yang selalu mengingatkan kita dan sebaliknya.

Aturan Menegur atau memberikan Feedback pada orang lain:
a. Saat memuji lakukan di depan orangnya dan didepan orang lain, tetapi saat menegur pastikan anda melakukan secara tertutup.

Saat menegur kita membicara kelemahan dan kekurangan orang lain, adalah baik jika dilakukan dengan tertutup, sehingga tidak mempermalukan orang tersebut, juga orang yang tidak perlu tahu tentang masalah tersebut juga tidak tahu.

b. Kita boleh menegur asal kita juga telah membuktikan bahwa kita siap untuk ditegur oleh orang yang akan kita tegur.

c. Teguran harus dilakukan saat orang tersebut sedang UP bukan DOWN.
Saat tahu teman kita menangis, maskara sudah luntur karena air mata, matanya sembab, mereka tidak BUTUH TEGURAN ATAU CERAMAH, yang mereka butuhkan adalah punggung untuk menangis, pelukan sebagai dukungan. Sebagai sahabat yang baik berikanlah hal tersebut.

Jika mereka sudah membaik kondisinya baru bicarakan hal-hal yang harus diperbaiki olehnya.

3. MENGAJARKAN YANG KITA KETAHUI UNTUK MEMBUAT ORANG LAIN BERTUMBUH.
Jangan pernah takut untuk membuat orang lain bertumbuh. Karena ketika kita membagikan semua yang kita miliki kita pasti akan juga maju terus untuk memperbaiki kualitas kita. Saat kita sudah berhenti maka kita tidak akan memiliki apapun untuk dibagi.

Kemurahan hati selalu dimanifestasikan dalam keinginan kita untuk memberi supaya kita memberkati orang lain.

Tipe teman seperti apa diri kita, akan menarik tipe-tipe yang sama dalam kehidupan kita. Jika orang yang murah hati, maka kita akan menarik orang-orang yang sama, tetapi jika kita adalah orang YANG PELIT, EGOIS, INGIN UNTUNG SENDIRI mungkin akan ada orang-orang murah hati akan ada dalam kehidupan kita tetapi mereka tidak akan bertahan selamanya.

Orang yang murah hati membuat kita mendapatkan sesuatu yang baik dan sebaliknya orang yang pelit/egois akan membuat kita terkuras energinya saat bersama mereka.

Pertanyaannya anda suka bergaul dengan tipe orang yang mana? Yang membuat anda menjadi lebih baik, bisa menaikkan level kehidupan anda, atau yang menguras energi anda karena selalu minta diperhatikan dan didengarkan???

Jika anda suka dengan orang-orang yg murah hati, JADILAH MURAH HATI. APA YANG ANDA TABUR AKAN ANDA TUAI. APA YANG INGIN ORANG LAKUKAN KEPADA ANDA LAKUKANLAH HAL TERSEBUT TERLEBIH DAHULU alkitab katakan.

Ciri orang pelit :
1. Selalu ingin menikmati tanpa membayar.
Pikirannya selalu didasari bagaimana bisa selalu dapat untung bagi dirinya sendiri tanpa memikirkan orang lain.

Dalam Gereja ada orang-orang yang maunya menjadi jemaat, kalo disuruh pelayanan susahnya setengah mati, padahal gereja telah memberikan pengajaran dan komunitas yang baik, merekalah orang-orang yang pelit.

Mau jadi anak sel tetapi tidak mau jadi PKS.

Orang yang murah hati DIBERKATI UNTUK MENJADI BERKAT bukan untuk melulu kepentingannya sendiri.

2. Lebih suka menangis dengan orang yang menangis daripada tertawa dengan orang yang tertawa.
Saat ada hal yang buruk mereka lebih mudah empati dan mungkin memberi tetapi karena kebutuhan. Penggerak mereka adalah adalah butuh atau tidak butuh.

Orang yang murah hati BERBUAT KEBAIKAN KARENA INGIN BERBUAT KEBENARAN!!

Generous People not give based on need, but because they want to give.

Generousity is attitude of heart.

Pastikan kita menjadi orang-orang yang generous, belajar untuk memberkati orang lain.

GBU

– Source : Khotbah Ps. Jose Carol tentang HUBUNGAN

Komentar dan masukkan anda sangat saya harapkan. Leave comment please for my post.. Thx a lot

Masukkan email anda untuk berlangganan artikel dari Blog ini


TRANSLATE TO ENGLISH

Posted in friendship, relationship | Leave a comment

Menjadi Worship Leader part I

1. Pendahuluan – Song Leader dalam Ibadah Mempunyai Peranan Penting

http://www.erikdunton.com/worship/files/page7_1.jpgDalam pujian dan Penyembahan perlu adanya seorang yang memimpin pujian dan penyembahan yang sekarang ini disebut sebagai pemimpin pujian dikenal dengan Worship Leader.

Dalam tulisan ini akan lebih difokuskan bagaimana menjadi seorang Song Leader yang baik yang bisa membawa penyembahan menjadi suatu totalisme sikap hati yang benar dari dirinya dan orang-orang yang akan dipimpin masuk kedalam hadirat Tuhan. Karena pujian dan penyembahan adalah faktor yang penting bagi jemaat ketika beribadah.

Kemudian dalam pujian penyembahan biasanya dibawakan oleh 1 team pujian penyembahan yang terdiri dari Song Leader, Singer dan Team Musik.

Peranan Song Leader menjadi sangat penting karena Song leader menjadi kunci dari team pujian penyembahan hal ini dikarenakan Song Leader menjadi perantara atara jemaat dengan Tuhan dalam Pujian dan penyembahan.

2. Persiapan untuk menentukan hasil dari sebuah Pelayanan Pujian Penyembahan.

Untuk persiapan ada 3 hal yang perlu dipersiapkan, seperti yang diketahui bahwa manusia terdiri dari 3 bagian yaitu tubuh,jiwa dan roh.[1] Maka untuk menjadi seorang song Leader kita harus mempersiapkan tubuh jiwa dan roh kita sebagai dasar persiapan yang utama dalam pelayanan kita.

a. Persiapan Tubuh

Sebelum menjadi seorang song leader perlu diingat juga bahwa sebagai manusia kita mempunyai keterbatasan masalah fisik, jadi untuk persiapan ini yang perlu dilakukan adalah :

- latian pernafasan -> akan menolong sekali saat anda dibutuhkan menjadi energik diatas panggung, dengan lagu-lagu yang susah.

- vokalisasi (pemanasan) -> penting pemanasan supaya tidak melukai pita suara saat bernyanyi.

- Jangan merokok -> pengaruh adalah kualitas suara kita. Tidak kelihatan dalam jangka waktu yang pendek, tapi akan keliatan nanti jika sudah mulai tua

- Gorengan dan Es, sebisa mungkin dihindari. Minyak yang tidak sehat pengaruh dengan kesehatan tenggorokan kita yang menjadi area penting dalam produksi suara. Bagi yang punya amandel, Es akan memicu amandel anda sakit.

- Olah Raga -> Jika kondisi kesehatan anda Fit, akan sangat berpengaruh dengan kemampuan anda tampil di mimbar.

- Istirahat yang cukup.

- Isi perut anda sebelum melayani.

- Air putih yang banyak supaya tidak dehidrasi. Perhatikan bahwa tenggorokan yang kering lebih mudah terserang penyakit dibandingkan yang basah. Minum air putih penting bagi anda.

b. Persiapan Jiwa

Jiwa ini lebih mengarah pada masalah emosional atau temperamen seseorang, banyak orang bilang mood. Untuk persiapan bagian ini tiap orang mempunyai cara yang berbeda-beda tetapi yang penting usahakan untuk sesedikit mungkin menyinggung hal-hal yang bagi anda cukup sensitif terhadap perasaan anda, ketika anda akan pelayanan, dan masing-masing pribadi mempunyai masalah yang berbeda-beda dalam hal ini.

Intinya jagalah kondisi hati tetap baik sebelum anda menjadi worship Leader. Bahkan jika perlu belajarlah untuk mengkondisikan hati anda menjadi tetap baik saat anda akan memimpin. Dengan membangun kesadaraan seperti ini, anda akan mulai belajar profesional. Artinya pelayanan anda tidak ditentukan oleh apa yang anda rasakan, tetapi berdasarkan komitmen kita dalam melayani Tuhan.

Saya mengajarkan kepada team pelayanan di mimbar, “Sekalipun dibawah panggung kita sedang down, sedih tapi begitu kita naik mimbar dan melayani, kita harus TOTAL memberi yang terbaik. Bisa bersukacita dan menjalankan tanggung jawab tersebut dengan luar biasa” Dan buah dari pelayanan yang TOTAL saya melihat pelayanan team kami begitu diurapi oleh Tuhan.

c. Persiapan Roh

Lebih dari dua persiapan diatas menurut saya bagian ini adalah bagian persiapan yang paling penting sehingga bagian ini tidak boleh diabaikan sama sekali. Prinsip dari setiap pelayanan apapun juga, Pelayanan tersebut kita lakukan karena kita mengasihi Tuhan dan ingin menyenangkan hatiNya dengan taat dan setia.

Point dasarnya, Seorang WL yang baik harus memiliki hubungan pribadi yang baik dengan Tuhan. Keintiman kita dengan Tuhan akan mempengaruhi bagaimana kualitas yang kita hasilkan

Persiapan Dasar :

- Doa, Pujian dan Penyembahan pribadi berjalan baik.

- Doa dan puasa setiap minggu minimal sekali akan membentuk disiplin rohani kita. Tingkatkan jika perlu.

Anda tidak akan pernah bisa memimpin seseorang bertemu dengan Tuhan melalui penyembahan sebelum anda sendiri bisa menemukan Tuhan dalam keintiman

Mengembangkan karunia-karunia roh anda sebagai WL

- Mengembangkan kepekaan anda.

Semakin anda dekat dengan Tuhan, maka kepekaan anda akan semakin terlatih. Sebagai orang yang menjadi perantara dengan Tuhan, belajarlah untuk peka dengan yang Roh Kudus pimpin dalam pelayanan anda. Ada kalanya anda akan dipimpin untuk menyembah dengan tenang, dilain waktu dengan kuat, atau tiba-tiba ada yang harus disampaikan dalam hadiratNya.



[1] Lihat 1 Tes 5 : 23


email anda untuk berlangganan artikel dari Blog ini


TRANSLATE TO ENGLISH

Posted in Worship Leader | Leave a comment

Up Againts the Wall

http://www.bukukita.com/babacms/displaybuku/19637.jpgWhen preparing for my quality time with God yesterday, saya diiingatkan sesuatu. Suatu hal yang ingin saya bagikan beberapa waktu lalu tapi karena kesibukan (dan kemalasan) belum sempat saya catat di notes ini…

Suatu malam rabu yang indah (halah), saya pergi komsel seperti biasa. Pada malam itu karena banyaknya orang yang datang di komsel saya, PKS saya memutuskan membagi komsel dlm beberapa kelompok kecil supaya waktu yang dipergunakan untuk sharing lebih panjang bagi tiap2 orang dan efisien serta terarah. Saya kebagian memimpin sharing dengan brother Henry (thx hen u bless me) pada saat itu… Saat itu kami men-sharing kan tentang visi kita di awal tahun 2009. Sejauh apa yang telah kita lakukan dan kita dapat untuk visi kita di tahun 2009 itu. Karena visi komsel kami thn 2009 adalah tahun masuk tanah terjanji, tahun memperoleh perwujudan banyak janji Allah, dan visi gereja tahun keajaiban yang tak terbilang banyaknya (amin).

Kami berdua men-sharingkan banyak hal tentang visi kami masing-masing. Apa yang sudah kami usahakan dan sudah kami rasa sudah kami dapatkan selama beberapa bulan berjalan. Kami juga men-sharingkan problem dan halangan kami mencapai visi kami tersebut beserta mencari jalan yang mungkin. Satu hal sama yang kami hadapi ketika berjalan meuju visi kami, selalu ada saat-saat dimana jalan kami serasa berhadapan denga sebuah tembok besar, tampak bgtu besar tak tergoncangkan, walau apapun kami coba tak ada yang bisa menembus atau merobohkannya. Mengalami stagnansi, kementokan, kemandulan, terbentur jalan buntu sehingga hanya 1 jalan yang diambil yaitu kembali ke jalan kami datang berharap ada jalan lain ke sisi sana…

Lalu saya diingatkan tentang visi komsel: masuk tanah perjanjian. Cerita bangsa Israel masuk tanah perjanjian, setelah berputar-putar 40 tahun akhirnya dengan kepemimpinan Yosua sampailah mereka ke tanah perjanjian. Sama seperti kehidupan kita yang seringkali terasa berputar-putar. Padahal dalam waktu berputar2 itu Tuhan sedang menyiapkan kita agar siap ketika janji dan mimpi kita peroleh. Kenyataannya banyak orang menjadi lemah dalam perjalanan. Hanya orang yang tetap kuat lah yang akan menuai apa yang sudah ia taburkan. Kembali ke cerita. Tetapi, apa yang dihadapi bangsa Israel ketika sampai promise land? ada sebuah tembok besar yang kokoh berdiri, tembok jericho: …and there was “a massive stone revetment(tembok batu penguatan) part of a complex system” of defenses… …Archaeological evidence indicates that in the latter half of the Middle Bronze Age, the city enjoyed some prosperity, its walls having been strengthened and expanded… -wikipedia-

Sama dengan jalan kita menuju visi, bangsa Israel pun menghadapi tembok dalam perjalanannya menuju janji Allah. Tetapi kita dapat belajar dari kisah bible ini.

1. Menghadapi tembok (kebuntuan) menjadi tanda bahwa visi Anda sudah dekat.
Tembok Jericho menghadang perjalanan bangsa Israel justru ketika mereka sudah sampai di tanah perjanjian. Jadi kuatkan hati Anda karena janji Tuhan, visi dan mimpi Anda hanya ada di balik tembok tersebut. Yang kita lakukan cuma perlu menghancurkan temboknya saja.

2. Tembok sesusah apapun harus Dihancurkan.
Seperti saya sharing dengan Henry, sulit sekali. Tembok itu serasa gak punya celah seberapa kuatpun kita mendorong. Namun, kita dapat belajar bagaimana bangsa Israel meruntuhkan tembok. Mereka tidak berperang, tidak menggunakan kekuatan mereka sendiri. Mereka mengandalkan Tuhan. Dalam kisah Bible tembok tersebut hancur dengan cara mengelilinginya 1 kali selama 6 hari, lalu di hari ke7 keliling 7 kali. Tembok itu hancur ibadah, doa, puji-pujian, dan penyertaan Tuhan (mereka membawa tabut Tuhan bersama para iman meniup sangkakala tanduk domba ketika mengelilinginya). Jadi bukan oleh kekuatan kita. Terkutuklah yang mengandalkan manusia tetapi diberkatilah yang mengandalkan Tuhan.

Hal ini menjadi tegoran buat saya, seberapa besar harapan dan mimpi saya jika ternyata saya tidak hidup dekat dengan Allah sehingga setiap menghadapi tembok dalam hidup saya, saya bahkan tak mampu berdoa, karena saya tidak dekat dengan Tuhan, sehingga penyertaan Tuhan tidak hadir menghancurkannya sehingga saya harus mundur dari banyak hal kembali berputar-putar di padang gurun. Kembali mengalami proses untuk pada akhirnya menghadapi tembok yang lain. Kesadaran muncul. Jika Tuhan tidak diutamakan, hidup kita hanya kan berputar2…

Tapi yang perlu diingat juga bahwa mereka berusaha. Mereka melakukan sesuatu! Bukan sekadar duduk diam! Krn iman tanpa perbuatan adalah mati!

3. Ketenangan adalah kekuatan.
Selama 6 hari mereka berkeliling mereka tidak berkata-kata. Mereka berjalan dalam diam. Hanya bunyi sangkakala yang terdengar. Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu. Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa. Diam dan tenang walau ada tembok sebesar apapun menghadang jalanmu. Ketenangan adalah kekuatan. Diam adalah emas. Telinga kita 2 untuk lebih banyak mendengar mulut kita 1 untuk lebih sedikit mengucap. Doa yang meditatif dan kontemplatif.
Mother teresa berkata, “God speaks in the silence of the heart. Listening is the beginning of prayer… “

“The value of consistent prayer is not that He will hear us, but that we will hear Him.” ~William McGill.
Berdoa bukan merajuk, berikan waktu untuk diam dan percaya. biarkan Tuhan yang berbicara dengan cara-Nya.

4. Bersukacitalah dalam Tuhan.
Tembok itu hancur ketika pada hari ke 7 bangsa tsb bersorak-sorai! Jadi jangan bersedih hati apalagi berputus asa. Tuhan ingin kita berbahagia, besenang-senang, enjoying life! Bahkan Tuhan pun bersenang-senang! Mat 11:19 terjemahan Philips: “…Then the Son of Man came, enjoying life…”. Nikmatilah hidup, lihat betapa Allah membuat banyak hal baik dalam hidupmu bahkan di hadapan tembok yang besar itu. Sebab hati yang gembira adalah obat. Hadapilah tembokmu dengan sorak-sorai bukan ratapan.

Hal ini terus terngiang… sampai kemarin saya baru cek cerita di biblenya scr mendetil yg saya ingat cuma separo2 dan semakin dipikir hal2 lain ikut muncul. hehehe… smoga ini jadi peringatan agar tidak gentar menghadapi tembok-tembok dalam hidup kita. Bahwa itu hanya sebuah tanda visi kita sudah dekat! Tingkatkan hubungan dengan Tuhan. Tetap tenang dan bersukacita. Biar oleh mengandalkan Tuhan kita hidup dan tembok tersebut dapat dihancurkan! Dan yang terbaik dapat kita peroleh :D AMIN

this Post write by David Irianto lil edited by Jafeto ^^

Blogged with the Flock Browser
Posted in visi | 2 Comments

Iman yang Mengubah Situasi

Pendahuluan:

Selama kita masih hidup di dunia ini, kita akan senantiasa menghadapi berbagai macam masalah kehidupan, contoh: sakit penyakit, kemiskinan, penderitaan, kebutuhan yang tidak terpenuhi, kehancuran keluarga, dll. Bahkan saya pernah membaca koran yang menulis karena alasan tertentu, maka kuburan orang matipun juga ikut digusur. Jadi orang matipun juga mempunyai masalah. Karena masalah-masalah inilah banyak orang yang hidupnya senantiasa khwatir dan takut. Bahkan tidak sedikit orang yang karena masalah yang besar, berusaha melarikan diri pada, obat-obatan, judi, pergaulan bebas, dsb.

Akan tetapi sebagai orang percaya, kita mempunyai sebuah hukum lain yang berlaku pada kita yang membuat kita bisa hidup berkemenangan mengalahkan segala macam masalah yang terjadi dala kehidupan kita. Apakah rahasia hidup yang berkemenangan itu?

Sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: IMAN kita. Siapakah yang mengalahkan dunia, selain dari pada dia yang percaya, bahwa Yesus adalah Anak Allah?
1 Yohanes 5:4-5

Sewaktu kita percaya dan mengaku bahwa Yesus adalah Anak Allah (Tuhan dan Juru Selamat kita), maka kita diberi kuasa untuk mengalahkan dunia. Mengalahkan dunia berarti mengalahkan berbagai macam masalah dan pergumulan yang kita hadapi selama kita ada di dunia ini.
 Dengan kita BERIMAN bahwa Yesus mati untuk menebus dosa-dosa kita, maka kita mendapatkan keselamatan dan jaminan akan hidup kekal di Kerajaan Allah.
 Dengan kita BERIMAN bahwa Yesus mati untuk menanggung dosa dan kelemahan kita, maka kita akan mendapatkan kelepasan dari sakit penyakit.
 Dengan kita BERIMAN bahwa Yesus menjadi miskin bagi kita, maka kita mendapatkan kesempatan untuk hidup berkelimpahan di dalam dia.
 Dengan kita BERIMAN bahwa Yesus mati untuk berbagai kebutuhan dan persoalan kita, maka kita akan mendapat jawaban atas segala kebutuhan dan persoalan kita.

Jadi jika hari-hari ini kita mempunyai pergumulan dan beban berat dalam hidup kita, jangan takut, melainkan PERCAYA bahwa Yesus sanggup menolong dan menjawab semua pergumulan hidup kita.

Isi:

Firman Tuhan ini berjudul IMAN YANG MENGUBAH SITUASI. Bagaimana caranya kita mempunyai iman yang mengubah situasi? 4 DASAR MEMBANGUN IMAN YANG MENGUBAH SITUASI:

1. Iman yang berasal dari DOA yang kuat.

a. Baca Yohanes 15:7 !!!

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
Yohanes 15:7

b. Apakah artinya ‘JIKA KAMU TINGGAL DI DALAM AKU’? Tinggal di dalam Allah artinya kita tinggal di dalam hadirat Allah / urapan Allah / persekutuan dengan Allah. Dan melalui DOA-lah, maka kita bisa bersekutu dan tinggal di dalam Allah.

c. Allah mempunyai keinginan yang tak habis-habisnya untuk bersekutu dengan kita. Jadi sewaktu kita mulai sungguh-sungguh berdoa,memuji, dan menyembah Allah, maka kita akan menyenangkan hati Allah. Jadi waktu Allah bersukacita atas kita, kita bisa mengharapkan hal-hal besar, mujizat, dan pertolongan Allah terjadi atas hidup kita.

d. Bahkan Yoh 15:7 berkata, “… mintalah APA SAJA yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.” Seringkali kita sendiri yang membatasi kuasa Allah dalam hidup kita. Sadar atau tidak, kita berpikir, “Orang lain bisa mengalami mujizat, tapi aku tidak. Kalau mujizat yang seperti itu bisa terjadi, tapi tidak mungkin dengan situasiku ini.” Ini adalah pemikiran yang SALAH. Sewaktu Firman Allah berkata APA SAJA artinya APA SAJA yang sesuai dengan kehendak Allah. Apakah Allah berkehendak untuk menyembuhkan, memberkati bisnis, memulihkan, memberikan anak, memberkati pelayanan, dll? Jika YA, artinya itu termasuk dalam kategori APA SAJA yang akan Allah jawab. Jadi jangan ijinkan pikiran negatif manusia kita membatasi kuasa mujizat Allah dalam hidup saudara.

e. Illustrasi: Ada seorang anak yang baru diajar untuk berdoa makan oleh orang tuanya. Doa itu berbunyi, ”Tuhan terima kasih atas makanan ini, AMIN.” Dan itu adalah satu-satunya doa yang bisa dia ucapkan. Suatu kali waktu orang tuanya mengajak anak ini pergi ke sebuah desa yang agak di pedalaman, terjadi sebuah peristiwa yang tidak terduga. Seekor banteng mengamuk dan membuat penduduk di tempat itu gempar. Tiba-tiba saja banteng ini juga berlari mengamuk menuju anak kecil ini. Anak ini berusaha untuk lari tapi kalah cepat dengan banteng ini. Di saat-saat yang kritis ini, tiba-tiba saja anak ini teringat akan doa makan yang diajarkan oleh orang tuanya, jadi dia mulai berdoa dengan keras, “Tuhan terima kasih atas makanan ini, AMIN!” Orang tuanya yang sudah memandang dengan pasrah terheran-heran karena tiba-tiba saja banteng ini larinya berbelok melenceng dari anak ini dan anak ini selamat karena doa makan.

f. Jadi sekali lagi jangan membatasi apa yang bisa Allah lakukan dalam kehidupan saudara. Apa yang menjadi masalah saudara, datanglah datanglah kepada Tuhan dalam doa, dia pasti menolong.

g. Saya baru saja kembali dari Korea untuk belajar dari gereja terbesar di dunia yang digembalakan oleh Dr.Cho. Secara pribadi saya sangat terinspirasi dengan cara doa mereka. Pada waktu itu saya ada di balkon dan melihat puluhan ribu orang berdoa dengan cara yang sangat luarbiasa yang belum pernah saya lihat di tempat lain. Mereka memulai doa mereka dengan berseru YESUS 3x dan kemudian mulai berdoa dengan roh, jiwa, tubuh. Sewaktu saya bertanya kepada salah seorang PKS mengapa mereka berdoa keras-keras, denga polosnya mereka menjawab bahwa jika mereka berdoa dengan tenang serinkali pikiran mereka tidak bisa konsentrasi dan akhirnya mereka menjadi ngantuk dan tidur. Oleh karena itu, kita juga akan membiasakan cara doa seperti ini dalam gereja kita bukan hanya minggu ini saja tapi seterusnya.

h. MEZBAH DOA. Saya sendiri sudah mengambil keputusan untuk mengkhususkan sebuah ruangan di kantor gereja supaya hanya dipakai untuk doa. Kalau saudara sedang mengalami pergumulan / masalah, saudara bisa datang ke sekretariat dan berdoa di sana. Saya percaya melalaui doa ini, maka IMAN kita akan timbul dan mujizat akan terjadi.

2. IMAN yang bangkit karena RHEMA.

a. Baca Yohanes 15:7 !!!

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
Yohanes 15:7

b. Apakah artinya ‘FirmanKu tinggal di dalammu’? Sewaktu kita setia untuk tinggal dalam hadirat Allah, maka telinga roh kita akan menjadi peka untuk mendengarkan suara Tuhan. Seringkali dalam doa-doa kita, Tuhan akan memberikan sebuah ayat / kata / strategi / keyakinan pada kita untuk menghadapi masalah kita. Inilah yang disebut dengan RHEMA. Logos adalah Firman Allah yang tertulis. Sedangkan RHEMA adalah Firman Allah yang diucapkan secara khusus dalam situasi kita.

c. Roma 10:17 berkata, “Jadi iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh Firman Kristus.” Sewaktu kita mendengar dan mendapatkan Firman RHEMA ini, maka IMAN kita akan bangkit. Kita akan berani untuk percaya bahwa Allah menjawab doa-doa kita, sehingga mujizat sungguh-sungguh terjadi sesuai dengan iman kita.

d. Contoh: Suatu kali karena pergumulannya yang dalam karena rindu memiliki seorang anak, Hana datang ke Bait Suci dan berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Tuhan. Imam Eli yang melihat itu, mengira bahwa Hana mabuk dan menegur dia supaya meninggalkan kemabukannya. Akan tetapi Hana kemudian menceritakan masalahnya bahwa dia berdoa supaya Tuhan memberikan seorang anak dan bahkan Hana bernazar bahwa anak tersebut akan dipersembahkan kepada Tuhan. Sesungguhnya pada waktu itu iman Eli bukanlah imam yang rohani lagi, akan tetapi karena Hana sudah tinggal di dalam Allah, maka sewaktu Imam Eli berkata, “Pergilah dengan selamat, dan Allah Israel akan memberikan kepadamu apa yang engkau minta dari pada-Nya”, perkataan itu menjadi RHEMA – Firman Allah tinggal di dalam kamu – hasilnya sungguh-sungguh permohonan Hana dijawab oleh Tuhan, bahkan anaknya, Samuel, dipakai menjadi nabi yang luarbiasa.

e. Hari-hari ini kalau saudara sedang mengalami pergumulan yang berkepanjangan, jangan berputus asa. Saya percaya bahwa Allah sedang menyiapkan mujizat yang besar yang tidak anda duga sebelumnya. Teruslah berdoa, beriman, berharap, dan mencari Tuhan.

f. Kesaksian: Seorang jemaat Dr. Cho tiba-tiba mengalami kebutaan secara mendadak yang ternyata disebabkan oleh kanker yang ganas. Sebelum operasi , dia ingat khotbah Dr. Cho mengenai cara menyelesaikan masalah dengan memenangkan alam roh terlebih dahulu. Jadi wanita ini mulai bertobat dari semua dosa-dosanya. Wanita ini tidak tahu bagaimana berdoa dengan baik, jadi dia berdoa DOA BAPA KAMI 1000x baru dia bersedia untuk dioperasi. Bagitu selesai mengucapkan doa yang ke 1000 kali, Roh Kudus menjamah dan menyembuhkan wanita ini.

3. Iman dengan TEKAD yang bulat

a. Perempuan pendarahan yang sudah mencoba berbagai macam cara untuk mendapat kesembuhan tapi ternyata gagal, suatu kali mendengar bahwa Yesus akan datang. Pada waktu itu, banyak orang yang bedesak-desakkan ingin dekat-dekat dan menjamah Yesus. Keadaan ini bisa saja membuat perempuan tersebut putus asa karena kondisi fisiknya yang sudak sangat lemah. Akan tetapi karena kerinduannya yang besar untuk mengalami mujizat, dia menerobos maju untuk menjamah jubah Yesus. Dia mempunyai tekad yang bulat dan berkata, “Asal kujamah saja jubahNya, aku pasti sembuh.” Akhirnya dengan sisa tenaga yang terakhir perempuan tersebut menjamah jubah Yesus dan langsung sembuh.

b. Seringkali kita harus jujur terhadap diri sendiri. Waktu kita datang kepada Tuhan dalam doa dan memohon pertolonga Tuhan, betapa mudahnya bagi kita untuk mundur dari iman kita. Kita baru doa 15 menit saja, kita sudah merasa tidak betah. Sewaktu kita merasa bahwa tidak ada yang terjadi, kita segera lari untuk mencari jalan lain dan mengandalkan kekuatan kita sendiri. Inilah alasannya kita tidak mengalami mujizat Allah dan kita senantiasa berada dalam masalah.

c. Sewaktu kita datang ke hadapan Tuhan dalam doa, kita harus mempunyai tekad yang bulat untuk PERCAYA / BERIMAN penuh bahwa Tuhan akan menolong kita, tidak perduli apakah kita merasa sudah dijawab atau belum. Kita harus terus mendesak dan berdoa dengan sungguh-sungguh.

d. Illustrasi: Kalau kita berdoa, kita harus berdoa dengan terus menerus. Ibaratnya seperti kita sedang berusaha untuk memecahkan sebuah batu karang yang keras dengan kampak yang kuat. Pukulan 1x, 3x, 5x belum berhasil, ini bukan berarti tidak akan berhasil. Setelah pukulan 1000x baru berhasil. Keberhasilan ini bukan karena 1x pukulan yang ke seribu saja, akan tetapi pada ketekunan kita untuk memukul 1000x.

e. Jadi jika kita berdoa kita harus mempunyai tekad bulat untuk terus berdoa dan beriman bahwa Tuhan akan menolong kita.

4. MEMPERKATAKAN Iman.

a. Baca Mat 17:20 !!!

Ia berkata kepada mereka: “Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, –maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu.

b. Yesus mengajarkan kepada kita untuk memperkatakan iman kita. Sewaktu kita meperkatakan iman kita, sesungguhnya kita sedang mendeklarasikan dan meneguhkan iman kita. Dengan cara ini, maka kuasa Allah akan terlepas dan mujizat akan terjadi.

c. Contoh: Allah mengganti nama Abram menjadi Abraham, yang artinya bapa banyak bangsa bahkan sewaktu mereka belum mempunyai 1 anakpun. Allah mengganti nama Sarai menjadi Sara, yang berarti ibu bangsa-bangsa. Dengan setiap hari memanggail nama Abraham dan Sara, sesungguhnya mereka sedang mendeklarasikan dan meneguhkan iman mereka. Hasilnya mujizat terjadi, mereka mempunyai anak dan bahkan mereka sungguh-sungguh menjadi bapa dan ibu banyak bangsa.

d. Jadi jika saudara mempunyai pergumulan dalam pekerjaan, keluarga atau kesehatan saudara, katakan bahwa, “Di dalam nama Yesus – Usahaku diberkati Tuhan. Usahaku berhasil. Usahaku maju pesat.”

e. Jika saudara mempunyai keinginan untuk berbuah banyak, deklarasikan dan teguhkan iman saudara dengan berkata, “Dalam nama Yesus – aku memenangkan 10 jiwa bulan ini. Aku bisa membuka kelompok sel. Aku bisa memultiplikasikan kelompok sel.” Saya percaya perkataan iman saudara akan menghasilkan mujizat Allah.

Penutup:

Mari kita mempunyai iman yang mengubah situasi kita. Percayalah bahwa Tuhan akan menolong dan menjawab semua pergumulan hidup kita.

Komentar dan masukkan anda sangat saya harapkan. Leave comment please for my post.. Thx a lot

Masukkan email anda untuk berlangganan artikel dari Blog ini

TRANSLATE TO ENGLISH

Posted in Iman | Leave a comment

Sang Malaikat Kecil telah Menyelesaikan Tugasnya

______________________________________________________________________________________

Sang Malaikat Kecil telah Menyelesaikan Tugasnya
Kisah nyata tentang kehidupan gadis kecil yang bernama Olivia

________________________________________________________________________

Pengantar Redaksi: Dalam terbitan Warta RC minggu lalu dimuat suatu ucapan belasungkawa atas berpulangnya Olivia Laurencia, 10 tahun, keponakan dari Jelly Lim, anggota Dewan Paroki Regina Caeli. Banyak Warga RC yang menyempatkan diri melayat di rumah duka ikut menitikkan air mata tapi sekaligus diteguhkan iman mereka mendengar kisah hidup Olivia yang berjuang melawan penyakitnya sejak usia satu setengah tahun. Berikut adalah kesaksian yang ditulis oleh salah seorang kerabatnya. Semoga kesaksian ini membawa kita pada permenungan yang mendalam tentang makna hidup kita masing-masing.
______________________________________________________________________________________

Tiga Juli 1999, tangis bayi memecah kesunyian. Sang bayi mungil lahir ke dunia membawa kebahagiaan bagi pasangan Jimmy dan Aiwan. Kulit putih kemerah-merahan, mata yang sungguh indah, bahkan ia memiliki bobot tubuh yang cukup besar dibandingkan ukuran normal bayi yang baru lahir. Semua orang yang melihat memuji sang bayi cantik yang kemudian diberi nama Olivia Laurencia dengan nama kecil Ping Ping ini. Yah, ini adalah mahakarya yang sungguh indah dari Tuhan bagi keluarga muda itu.
Sang bayi mungil tumbuh cepat dan makin cantik dari waktu ke waktu. Babak baru kehidupannya dimulai ketika umur satu setengah tahun. Saat anggota keluarga yang lain melihat adanya kelainan penglihatan pada Oliv kecil, segera mereka memeriksakannya ke dokter. Bagaikan disambar petir mereka harus menerima kenyataan bahwa Olivia divonis menderita kanker mata, atau istilah kedokterannya penyakit Retina Blastoma. “Biasanya untuk penyakit begini umurnya paling sekitar 2 tahun lagi,” demikian kata sang dokter yang terus terngiang-ngiang di ingatan orangtuanya.

Bergelut dengan Pengobatan

Berbagai pengobatan mulai dijalani, bahkan pengobatan sampai ke luar negeri. Dokter menyarankan agar bola mata kiri yang terkena kanker segera diangkat. Namun sang papa bersikeras untuk tidak mengambil jalan itu. “Dia seorang anak gadis, bagaimana dia menghadapi hidupnya kelak dengan mata palsunya. Jalan ini juga tidak bisa menjamin 100% sel kanker itu hilang begitu saja. Mata dia sungguh indah, semua orang juga mengakuinya,” berontak sang papa. Akhirnya dipakailah cara kemotherapy untuk mematikan sel-sel kanker yang telah tumbuh itu. Saat sang putri kesayangan teriak menahan sakit yang dideritanya, sang papa tidak kuat menerima kenyataan itu bahkan ia membenturkan kepalanya sendiri ke dinding

Menurut pengakuannya meski sudah dibaptis dan menjadi pengikut Kristus, Jimmy dan Aiwan belum menjadi pengikut Kristus yang sesungguhnya. Untuk pergi ke gereja pun kadang masih agak ogah-ogahan. Tepatnya hanya menjadi umat yang biasa-biasa saja. Dalam mimpinya suatu malam Jimmy didatangi oleh malaikat yang membawa sebuah maklumat berisi hanya satu kata ‘BAPTIS’. Setelah menceritakan kepada saudaranya, saudaranya itu memberikan masukan “baptis berarti kamu mesti bertobat!”. Sambil tetap menjalani pengobatan, kondisi Olivia mengantar papa dan mamanya lebih rajin dalam berdoa dan mengikuti persekutuan. Mereka lebih berpasrah dan menyerahkan sepenuhnya kepada kehendak Bapa. Mereka bertumbuh dalam iman di tengah penyakit yang diderita Olivia.
Di sela-sela kesibukan mengurusi pengobatan Olivia, Allah mendatangkan penghibur di keluarga ini. Seorang anak pemberian Tuhan hadir di tengah mereka. Sang adik kecil itu kemudian diberi nama Yohanes Natanael. Setidaknya ini adalah suatu penghiburan di tengah kesedihan mereka.
Olivia sempat menjalani dua kali kemotherapy yang membuat kondisi fisiknya drop. Saat ia drop dan trombosit dalam tubuhnya turun, sang papa dan pamannya dengan kondisi was-was musti siap mengantri sepanjang hari untuk mendapatkan bantuan darah di PMI. Demikian sepanjang hidupnya Olivia menjalani pengobatan. Biasanya setelah therapy ia mengalami kerontokan rambut hingga botak sama sekali. Dengan fisik yang demikian Olivia tidak pernah merasa rendah diri. Ia tetap menjadi anak yang periang. Bahkan di sekolah ia termasuk salah satu murid yang memiliki prestasi yang cemerlang. Seluruh keluarga besar sangat menyayangi dan memberi perhatian penuh kepadanya. Saat ilmu kedokteran sudah angkat tangan dan hanya memberikan harapan kosong atas kesembuhannya, seluruh keluarga tidak berputus asa. Berbagai pengobatan alternatif dijalani. Pantangan-pantangan makanan selalu dituruti oleh gadis kecil ini. Obat-obatan dari berbagai bentuk dan rasa yang sungguh merusak indra pengecapan juga dilahap dengan pasrah.

Membawa kepada Kristus

Dalam kondisi demikian, Oliv kecil sungguh bergantung pada Tuhan Yesus. Setiap pagi saat jam dinding baru menunjukkan pukul 04.00, bagai jam weker Olivia membangunkan orangtuanya untuk mengajak doa pagi. Ketika melihat papanya bersedih hati, Olivia selalu berujar “Smile”. Dengan polosnya Olivia berujar dan mengajarkan papanya “Dalam masalah apa pun kita harus selalu smile.” Imannya kepada Yesus itu membuat ia boleh dibilang tak pernah mengeluh soal penyakit yang dideritanya. Ia bahkan tak pernah menangis karena penyakit itu.

Iman Olivia ini menghantarkan sang kakek, nenek, om, tante yang belum mengenal Kristus menjadi orang-orang percaya. Ketegaran Olivia membuat mereka semua merasakan bahwa Yesus sungguh ada bersama Olivia. Hal itu pula yang kemudian mendorong keluarga besarnya semakin berpasrah pada Yesus. Bahkan mereka kemudian terjun aktif dalam kegiatan rohani di lingkungannya. Sungguh inilah karya besar yang ditinggalkannya.

Bulan-bulan terakhir menjelang ajalnya ia menunjukkan kasihnya yang luar biasa kepada keluarganya, terutama kepada adik kecilnya. Ia berujar kepada sang mama “Kan Oliv mau jadi peri yang baik hati”. Natal dan malam Tahun Baru 31 Desember 2008, meskipun menahan sakit kepala yang belakangan selalu menyerangnya, ia berusaha tetap ceria. Saat acara tukar kado bersama jemaat Gereja, ia juga masih selalu bercanda dengan semua orang. Beberapa hari kemudian, 4 Januari 2009, saat sakit kepala yang semakin parah dan disertai dengan muntah-muntah, keluarga memutuskan untuk merawatnya di rumah sakit. Semakin lama kondisi fisiknya semakin parah. Tubuhnya bahkan sudah sulit untuk menerima asupan makanan. Hal yang ditakutkan pun terjadi. Hasil MRI menunjukkan sel kanker yang sudah membutakan mata kirinya telah menjalar sampai ke otak bahkan ke seluruh tubuhnya.

“Terimakasih Tuhan Yesus”
Setiap hari ia hanya bisa terbaring lemas dan tertidur. Saat ia terbangun, kesakitan yang sungguh luar biasa dialaminya. Ia hanya bisa berteriak, “Aduh sakit, sakit sekali Tuhan…”. Sang mama yang tidak kuat melihat penderitaan putrinya mengatakan, “Kalau sakit sekali, menangis saja Oliv,” tapi anak ini sungguh kuat. Dia tidak pernah mau menangisi kesakitannya. Orang tuanya kembali dikuatkan dan diajarkan untuk tetap tegar dalam segala masalah, walaupun itu tidak mengenakkan. Kesakitannya semakin memuncak, bahkan obat penahan sakit yang diberikan dokter sudah tidak bisa menghilangkan rasa sakit itu. Dua malam menjelang ajalnya, Oliv yang bulan Juli mendatang genap berumur 10 tahun berdoa penuh iman. “Terima kasih Tuhan atas kasih karuniaMu, Oliv percaya Oliv sudah sembuh, Oliv sudah dipulihkan. Tidak ada satu penyakit apa pun di badan Oliv, dari ujung rambut sampai ujung kaki Oliv, karena sudah Engkau tebus di kayu salib. Tuhan berkati Oliv, Tuhan ampuni semua dosa Oliv, terima kasih Tuhan, Haleluya, Amin…” Sebuah doa yang sungguh indah dan penuh makna. Doa seorang anak yang sungguh mencintai dan mengimani Yesus.

Saat malam terakhir ia bahkan sempat meminta sang papa yang memang sangat dekat dengannya untuk memeluk, menurunkannya dari ranjang pasien dan memangkunya. Dia meminta kepada semua orang dan keluarga yang mengunjunginya untuk senantiasa berdoa dan mendoakannya sepanjang malam itu. Detik-detik maut semakin mendekatinya. Dalam kesakitan yang sudah tidak tertahan, kalimat terakhir yang keluar dari mulutnya “Sakit sekali ya Tuhan, Oliv sudah tidak tahan lagi…” kemudian kepalanya jatuh terkulai sambil berucap “Trima kasih Tuhan Yesus” . Kemudian ia sudah tidak sadarkan diri, tubuhnya mulai kejang-kejang. Saat sang papa membisikkan ke telinganya “Papa merelakan Oliv pergi, karena papa percaya di surga penuh damai sejahtera dari pada di dunia dengan menanggung penderitaan. Saat Oliv bertemu dengan Yesus dan Yesus ingin memegang tangan Oliv, segeralah sambut tangan-Nya. Selamat jalan Oliv kami semua merelakan Oliv.” Dalam kondisi yang sudah ‘koma’ Olivia meneteskan airmata.

Sesaat setelah itu, bergantian istri pendeta memegang tangan Oliv sambil membisikkan di telinganya, “Kalau Oliv sudah bertemu Tuhan Yesus, Oliv genggam kencang tangan tante yah..” Dalam keadaan ‘koma’ itu ia benar2 menggenggam tangan itu dan tak lama kemudian Oliv kecil pun pergi untuk selamanya dengan perlahan, tenang dan damai. Dua belas Januari 2009, pukul 15.45.

Tugasnya sudah selesai

Kedua orang tuanya tentu sedih dengan kepergiannya. Tapi mereka mengimani bahwa Olivia sudah bahagia di surga selamanya. Mereka berusaha menahan tetesan airmata dan merelakan kepergiannya. Mereka berusaha meneladani apa yang selalu dikatakan Olivia selama hidupnya, bahwa “Segala sesuatu ada waktunya; selalu tersenyumlah dalam segala hal; tetap kuat dan tegar dalam pergumulan; berserah dirilah kepada Tuhan Yesus, karena Dia akan memberikan jalan terbaik dan selalu mengasihi kita”.

Jasadnya sudah terbaring kaku, tapi ia terlihat seperti hanya tertidur. Semua pelayat yang melihat, memuji Olivia bagaikan peri kecil cantik yang tertidur pulas. Wajah dan kulitnya putih bersih. Bibir kecilnya menyunggingkan senyum kecil bahagia. Salah satu mata yang tadinya agak cekung karena sel kanker sudah menggerogoti dan membutakan mata kirinya bahkan terlihat normal kembali. Ia benar-benar seperti tertidur. Semua mengimani, saat ajal menjemputnya Tuhan terlebih dahulu memulihkan fisiknya. Keluarga besarnya juga mengimani bahwa Olivia adalah penolong yang diberikan Tuhan di tengah-tengah keluarga mereka. Melalui sakit yang dideritanya satu persatu anggota keluarga besarnya bertobat dan menerima Kristus. Tugas malaikat kecil ini sudah selesai, maka ia kembali dipanggil Bapa ke surga.

Bahkan saat pemakamannya, di tengah-tengah cuaca yang sepanjang hari dipenuhi hujan deras, ketika kebaktian pamakaman dimulai, dan ketika sang pemimpin Ibadat menyerukan “Semoga prosesi pemakaman ini diliputi dengan cuaca cerah… Tuhan, walaupun kami tidak dapat melihat dengan mata kami tapi kami yakin Tuhan hadir di tempat ini,” detik itu juga, gemuruh guntur berbunyi seakan langit menjawab. Dan hujan yang sepanjang hari menyelimuti bumi, seketika berhenti. Semua yang menghantar ke pemakaman ini dengan tertegun berujar dalam hati, “Sungguh ia benar-benar dikasihi Tuhan”.

Segalanya berjalan lancar, kepergian sang malaikat kecil bahkan didoakan dan dihantar oleh beratus-ratus pelayat. Walaupun Olivia sudah tidak ada di dunia, tapi karyanya dalam dunia sungguh selalu akan dikenang. Karena bukan diukur dari berapa lama kita tinggal di dunia, tetapi seberapa berartinya hidup yang kita jalani.

Selamat jalan Olivia, doa kami menyertaimu selalu. Dan kami percaya, engkau juga senantiasa mendoakan kami dari sana. (sanz)

Behind the Line :
renungan ini asalnya dari mailing list SSK silahkan mengirimkan email ke : Sahabat_Seiman_Kristen-subscribe@yahoogroups.com untuk berlangganan

Komentar dan masukkan anda sangat saya harapkan. Leave comment please for my post.. Thx a lot


Masukkan email anda untuk berlangganan artikel dari Blog ini


TRANSLATE TO ENGLISH

Posted in kesaksian | Leave a comment

Jaga Hati


Khotbah Pastor Jonathan Setiawan
Pendahuluan:

Baca Amsal 4:20-27 !!!
23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. 24 Buanglah mulut serong dari padamu dan jauhkanlah bibir yang dolak-dalik dari padamu. 25 Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka. 26 Tempuhlah jalan yang rata dan hendaklah tetap segala jalanmu. 27 Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, jauhkanlah kakimu dari kejahatan.

Ketika saya berdoa untuk mempersiapkan Firman Tuhan minggu ini, saya rasakan Roh Kudus mau saya berbicara JAGA HATI !!! Ada banyak hal yang terjadi hari-hari ini di sekeliling kita, yang kalau kita tidak jaga hati kita bisa emosi, kita bisa marah, dan akhirnya kita buat keputusan-keputusan yang salah yang membuat situasi dan kondisi tambah kacau dan berantakan.

 Masalah Keluarga: Suami kerja seharian muter cari order, panas-panas tetap jalan, semua relasi sudah dihubungi, tapi tetap saja tidak dapat apa-apa. Sore harinya pulang ke rumah dengan badan yang sudah capek plus hati yang sedang sumpek. Kalau tidak jaga hati, maka jadi ‘sensi’. Dalam keadaan seperti itu, pulang ke rumah melihat rumah kotor, masih belum dibersihi; dia tidak tau kalau istrinya siang itu tiba-tiba ditelepon oleh keluarganya bahwa orang tuanya sedang sakit. Jadi dia buru-buru pergi dan baru pulang, belum sempat memberesi rumah. Sang suami yang sedang ‘sensi’, tidak mau tau dan tanpa tanya, langsung menyemburkan semua amarah dan caci maki sama istrinya (Kamu bisanya ngabisin duit aja, nggak tau susah orang cari duit, urusan rumah nggak becus). Istri yang tidak merasa berbuat salah, juga balas mengata-ngatai suaminya (Daripada kamu nggak becus ngurus kerjaan, 10 tahun aku kawin sama kamu, aku dapat apa. Tau begini aku milih kawin sama si Andi, sekarang aku pasti sudah jadi orang kaya). Dua-dua sama-sama tidak jaga hati, akibatnya bukan bertambah baik tapi bertambah runyam. Jadi dengarkan nasihat Firman Tuhan hari ini: Jaga hati!

Kalau kita tidak bisa jaga hati, kita bukannya membuat situasi dan kondisi bertambah baik, tapi pasti akhirnya bertambah parah. Coba katakan pada sebelah anda: Jaga hati!

Isi:

1. Kalau tidak bisa jaga hati, maka kita bisa kehilangan anugerah.

a. Banyak orang tidak bisa berhasil dalam hidupnya (keluarga, pekerjaan, bisnis, studi, dst), bukan karena dia orang bodoh, akan tetapi karena dia tidak bisa menjaga hati. Kalau kita tidak bisa menguasai hati kita, maka kita akan dikuasai oleh hati kita.

 Kita tidak bisa menguasai emosi kita, kemudian hubungan kita dengan pelanggan lama rusak, dan akhirnya kita sendiri yang rugi.
 Kita tidak bisa menguasai hati dan emosi, kita berkelahi dengan pasangan kita atau orang tua atau anak kita, akhirnya kita kehilangan damai sejahtera dan sukacita.
 Kita tidak bisa menguasai hati, kita kompromi dengan dosa dan kita korupsi uang perusahaan, sehingga kita dikeluarkan dari pekerjaan kita.
 Kita tidak bisa menguasai nafsu seks kita, akhirnya kita terjebak dalam pergaulan bebas, kita hamil di luar nikah, kehilangan keperawanan dan keperjakaan kita, akhirnya hidup kita kacau balau.

Ada banyak orang gagal yang sebenarnya pandai, tapi karena tidak bisa menjaga hatinya, akhirnya dia banyak sekali kehilangan berkat dan anugerah Tuhan. Semua yang sudah dipercayakan Tuhan kepadanya akhirnya hilang kembali. Penyebabnya sederhana: KITA TIDAK BISA MENJAGA HATI KITA.

b. Contoh 1: KAIN – Kejadian 4:3-8 (Tidak bisa mengendalikan emosi).

3 Setelah beberapa waktu lamanya, maka Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah itu kepada TUHAN sebagai korban persembahan; 4 Habel juga mempersembahkan korban persembahan dari anak sulung kambing dombanya, yakni lemak-lemaknya; maka TUHAN mengindahkan Habel dan korban persembahannya itu, 5 tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram. 6 Firman TUHAN kepada Kain: “Mengapa hatimu panas dan mukamu muram? 7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik? Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.” 8 Kata Kain kepada Habel, adiknya: “Marilah kita pergi ke padang.” Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia.

Karena iri hati, korban persembahannya tidak diterima, sedangkan korban persembahan adiknya diterima, Kain menjadi panas hati. Dia sudah diperingatkan Tuhan: “dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya.” Tapi sayang sekali, ia tetap tidak bisa menjaga hatinya, emosinya meluap-luap dan akhirnya dia buat perencaan keji dan dia bunuh Habel. Itulah pembunuhan pertama di muka bumi ini. Dan karena dia tidak bisa menguasai hatinya, dia kehilangan anugerah Tuhan, dia kehilangan adiknya sendiri, bahkan dia kena kutuk.

Applikasi: Kadang-kadang kita juga begitu.
Masalah Keuangan: Dalam kondisi seperti sekarang ini ketika BBM naik, saya menyadari ada banyak dari kita yang cukup merasakan dampaknya. Ngisi bensin aja yang biasanya Rp 100.000,- tiba-tiba saja jadi 2 kali lipat Rp 200.000,-. Semua kebutuhan pokokpun ikut naik. Sewa rumah juga tidak ketinggalan. Apalagi yang namanya bunga bank, ikut-ikutan jadi tinggi, padahal kita punya rumah karena KPR, bahkan bisnis yang kita jalankanpun dari kredit bank. Setiap bulan kita dikejar dengan pembayaran yang semakin tinggi dan kebutuhan hidup yang semakin besar, tapi pemasukan kita tetap sama malah berkurang.

Dalam keadaan yang seperti ini, kalau kita tidak dewasa rohani dan tidak jaga hati, kata-kata yang keluar dari mulut kita akan jadi negatif, banyak omelan dan sungut-sungut, pelayananpun mulai mundur, begitu ada hal yang tidak enak sedikit, kita langsung marah-marah dan melampiaskan emosi kita. Supplier kita yang mendesak supaya hutang kita cepat dibayar, kita marah-marahi dengan penuh kejengkelan sampai terjadi pertengkaran dan kesalahpahaman besar. Akibatnya sejak saat itu hubungan kita putus dan kita sendiri yang rugi – tidak bisa jualan barang merek itu lagi, kalaupun mau jualan harus membangun hubungan yang baru lagi, bahkan seadainya tetap berhubungan dengan mereka, suasanya sudah kaku dan serba tidak enak.

Oleh karena itu, hari ini Firman Tuhan mengingatkan kita: JAGA HATI!

c. Contoh 2: Simson – Hakim-hakim 16:16 (Tidak bisa menjaga hatinya terhadap godaan).

16 Lalu setelah perempuan itu berhari-hari merengek-rengek kepadanya dan terus mendesak-desak dia, ia tidak dapat lagi menahan hati, sehingga ia mau mati rasanya. 17 Maka diceritakannyalah kepadanya segala isi hatinya, katanya: “Kepalaku tidak pernah kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibuku aku ini seorang nazir Allah. Jika kepalaku dicukur, maka kekuatanku akan lenyap dari padaku, dan aku menjadi lemah dan sama seperti orang-orang lain.” 18 Ketika dilihat Delila, bahwa segala isi hatinya telah diceritakannya kepadanya, disuruhnyalah memanggil raja-raja kota orang Filistin, katanya: “Sekali ini lagi datanglah ke mari, sebab ia telah menceritakan segala isi hatinya kepadaku.” Lalu datanglah raja-raja kota orang Filistin itu kepadanya sambil membawa uang itu. 19 Sesudah itu dibujuknya Simson tidur di pangkuannya, lalu dipanggilnya seorang dan disuruhnya mencukur ketujuh rambut jalinnya, sehingga mulailah Simson ditundukkan oleh perempuan itu, sebab kekuatannya telah lenyap dari padanya. 20 Lalu berserulah perempuan itu: “Orang Filistin menyergap engkau, Simson!” Maka terjagalah ia dari tidurnya serta katanya: “Seperti yang sudah-sudah, aku akan bebas dan akan meronta lepas.” Tetapi tidaklah diketahuinya, bahwa TUHAN telah meninggalkan dia. 21 Orang Filistin itu menangkap dia, mencungkil kedua matanya dan membawanya ke Gaza. Di situ ia dibelenggu dengan dua rantai tembaga dan pekerjaannya di penjara ialah menggiling.

Simson ini adalah orang yang diurapi Allah, punya kekuatan luarbiasa, dia hancurkan ribuan tentara Filistin dengan rahang keledai, dia bertarung melawan singa dan dikalahkannya singa itu. Simson adalah orang yang luarbiasa. Kelemahannya adalah ia tidak bisa menjaga hatinya terhadap godaan. Simson jatuh hati dengan seorang perempuan bernama Delila. Dan ay 16 berkata: setelah perempuan itu berhari-hari merengek-rengek kepadanya dan terus mendesak-desak dia, ia tidak dapat lagi menahan hati, sehingga ia mau mati rasanya. Maka diceritakannyalah kepadanya segala isi hatinya, segala rahasia hatinya.

Karena dia tidak jaga hati tetap kudus, tetap benar di hadapan Tuhan itu, akhirnya dia menyerahkan kekuatannya pada seorang perempuan dan Tuhan meninggalkan dia. Orang Filistin berhasil menangkap dia, kedua matanya dicungkil, ia dibelenggu dan dipenjara, bahkan dia menjadi bahan olok-olok. Dia kehilangan anugerah dan urapan Tuhan karena dia tidak bisa menjaga hatinya.

Aplikasi 1: Anak muda – Bayangkan ada berapa banyak anak muda tidak bisa menjaga hatinya waktu pacaran. Kita biarkan pikiran kita dipenuhi dengan imajinasi-imajinasi yang tidak kudus. Bahkan kita suka melihat gambar-gambar porno dan film BF. Semuaitu sama seperti Delila yang merengek-rengek berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, dan kalau anda biarkan suatu saat saudara akan merasakan perasaan Simson, anda tidak dapat lagi menahan hati dan akhirnya anda jatuh dalam dosa. Setelah itu anda jatuh semakin dalam dan semakin dalam dan semakin dalam. Sampai akhirnya anda undur dari pelayanan, saudara kehilangan cinta mula-mula, engkau kehilangan mahkotamu, engkau akhirnya harus menikah dalam keadaan yang sangat memalukan. Alasannya sederhana: Kita tidak bisa jaga hati.

Aplikasi 2: Suami Istri – anda sudah menikah dan punya istri yang cantik dan keluarga anda bahagia. Memang kadang terjadi pertengkaran, tapi semuanya terkendali dan berjalan dengan lancar. Akan tetapi tanpa sepengetahuan istri kita, kita mulai sering mengijinkan pikiran-pikiran kita tentang wanita lain terus menggoda kita. Teman kita waktu SMA dulu, mantan pacar dulu waktu kuliah, sekreteris kita, atau wanita yang baru saja kita kenal dan cantiknya luarbiasa. Sampai akhirnya sedikit demi sedikit kita terseret dan semakin dalam sampai akhirnya kita punya affair dengan wanita itu. Dan setelah beberapa waktu rahasia kita terbongkar dan seseorang memberitahu istri kita. Istri kita kalab, terjadi pertengkaran besar, sampai akhirnya pernikahan kita hancur berantakan. Kita kehilangan anugerah kebahagiaan dalam pernikahan kita – Kenapa? Sederhana: Kita tidak bisa jaga hati. Itu Sebabnya hari ini Firman Allah sekali lagi menasehati kita: Jaga Hati !!!

Applikasi 3: Masalah Sekolah – Di sekolah ada test, kita sudah belajar semalaman tapi tetap saja tidak bisa mengerjakan, akhirnya kita dapat nilai jelek. Belum lagi kita dapat tugas banyak sekali dan harus dikumpulkan beberapa hari lagi. Bukan itu saja, teman yang duduknya di belakang kita usil banget nggangguin kita plus dosennya ngajarnya nggak karu-karuan. Waktu pulang ke kos dalam keadaan yang luarbiasa lelah, kita maunya segera istirahat, tapi teman kita di kos nyalain lagu rock kenceng sekali (Rocker juga manusia). Kita sudah nggak kuat lagi, lupa jaga hati dan langsung emosi naik, kita marah-marah sama teman kita. Teman kita yang merasa tidak salah balas marah ganti. Akhirnya kita berkelahi sama dia. Hubungan persahabatan kitapun menjadi rusak, kita rugi sendiri karena kita tidak bisa menjaga hati. Itu sebabnya Firman Allah berkata: Jagalah hatimu dengan segala kewasapadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.

d. Kalau kita tidak menjaga hati, aliran air kehidupan itu bisa berubah tercemar menjadi aliran air dosa, kecemaran, dan kematian. Kalau keadaan hati seperti ini kita biarkan terus-menerus, lama kelamaan hati kita juga akan mengalami perubahan sampai ada orang yang punya hati penipu, pezinah, koruptor, dst. Menipu bukan lagi masalah, seudah menjadi makanan sehari-hari. Berhubungan seks di luar nikah tidak masalah, sudah kerap dilakukan. Korupsi atau menyuap menjadi suatu hal yang dengan mahirnya kita lakukan. Berjudi menjadi seperti kegiatan sehari-hari.

Dan perasaan berdosa melakukan hal-hal tersebut rasanya sudah hilang jauh dari hidup kita. Kita dengarkan khotbah yang seperti inipun, kita tidak merasa bahwa kita perlu berubah dan kita tenang-tenang saja. Hati-hati kalau sampai anda mengalami keadaan seperti itu. Cepat-cepat bertobat dan minta ampun sama Tuhan. Minta roh yang takut akan Tuhan menguasai kembali hati kita. Tinggalkan dosa dan sungguh-sungguh berubah. Kalau kita berjalan di jalan yang sesat seperti itu, akhirnya kita akan mengalami kehancuran dalam hidup kita.

Bagi saudara yang belum terlalu jauh, dengarkan nasihat Firman Allah hari ini: Jaga Hati tetap benar, kudus, setia, taat, lurus maka anugerah Allah akan turun dan berkat Tuhan melimpah dalam hidup kita.

2. Kalau kita bisa jaga hati, kita lebih dari orang-orang yang menang.

a. Baca Amsal 16:32 !!!

32 Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.

b. Orang yang merebut kota adalah seorang pemenang. Alkitab mengatakan bahwa kita ditentukan untuk menjadi lebih dari pemenang. Pertanyaannya bagaimana cara kita menjadi orang yang lebih dari pemenang? Jawabannya jelas – JAGA HATI !!!

c. Baca 1 Samuel 30:1-6 !!!

1 Ketika Daud serta orang-orangnya sampai ke Ziklag pada hari yang ketiga, orang Amalek telah menyerbu Tanah Negeb dan Ziklag; Ziklag telah dikalahkan oleh mereka dan dibakar habis. 2 Perempuan-perempuan dan semua orang yang ada di sana, tua dan muda, telah ditawan mereka, dengan tidak membunuh seorangpun; mereka menggiring sekaliannya, kemudian meneruskan perjalanannya. 3 Ketika Daud dan orang-orangnya sampai ke kota itu, tampaklah kota itu terbakar habis, dan isteri mereka serta anak mereka yang laki-laki dan perempuan telah ditawan. 4 Lalu menangislah Daud dan rakyat yang bersama-sama dengan dia itu dengan nyaring, sampai mereka tidak kuat lagi menangis. 5 Juga kedua isteri Daud ditawan, yakni Ahinoam, perempuan Yizreel, dan Abigail, bekas isteri Nabal, orang Karmel itu. 6 Dan Daud sangat terjepit, karena rakyat mengatakan hendak melempari dia dengan batu. Seluruh rakyat itu telah pedih hati, masing-masing karena anaknya laki-laki dan perempuan. Tetapi Daud menguatkan kepercayaannya kepada TUHAN, Allahnya.

d. Saat itu Daud mengalami situasi yang sangat genting. Meskipun dia tidak salah, bahkan istrinyapun ikut ditawan, tapi rakyat yang telah pedih hati itu tidak mau tau dan mengatakan hendak melempari dia dengan batu.

Situasi Daud saat itu sangat tidak mudah. Dia sendiri dalam keadaan yang lemah, sekarang pengikutnya mau menghancurkan dia. Apalagi orang-orang ini adalah orang-orang yang dulunya dia temui di Gua Adulam. Merekalah orang yang dikejar-kejar hutang, pembunuh, orang yang sakit hati, orang yang tidak karu-karuan, dan tidak punya masa depan. Daud menampung mereka, memelihara mereka, mencukupi segala kebutuhan, mengajar, melatih, membentuk dan memuridkan mereka sampai menjadi orang-orang yang cakap berperang. Tapi di saat yang kritis justru mereka berbalik menyerang Daud.

Daud punya 1001 alasan untuk terpancing emosi dan ganti membalas orang-orang tersebut. Tapi kalau Daud lakukan itu, ada 2 kemungkinan: Pertama – Daud kalah dan mati; Kedua – kalaupun dia menang, dia akan kehilangan semua orang-orang yang sudah dia didik selama itu.

e. Tapi luarbiasanya Daud bisa menjaga hatinya – dengan cara bagaimana? Dia menguatkan kepercayaannya / imannya / hatinya kepada Tuhan Allahnya. Dia jadikan Tuhan sumber kekuatannya dan karena itu dia bisa menyadarkan kembali orang-orangnya, bahkan mereka berperang bersama sampai akhirnya mereka kalahkan pasukan Amalek itu, mereka dapatkan kembali keluarga mereka, bahkan mereka membawa pulang banyak harta rampasan – DAUD LEBIH DARI PEMENANG KARENA DIA BISA JAGA HATI.

f. Applikasi:
 Suami, kalau engkau bisa menjaga hati saat istrimu tidak taat dan berkata yang tidak-tidak, engkau lebih dari pemenang.
 Istri, kalau engkau bisa jaga hati saat suamimu buat kesalahan dan mengecewakan engkau, engkau lebih dari pemenang.
 Karyawan, kalau engkau bisa jaga hati saat teman-teman sekerjamu mengajak korupsi dan mencuri uang perusahaan, engkau lebih dari pemenang.
 Pengusaha, kalau engkau bisa jaga hati dan tidak melakukan cara-cara bisnis yang kotor seperti yang dilakukan pengusaha lain, engkau lebih dari pemenang.
 Anak muda, kalau engkau bisa jaga nafsu dan kemurnian hidupmu sampai hari pernikahan, engkau lebih dari pemenang.
 Pelajar / mahasiswa, kalau engkau bisa melakukan tugas studimu dengan penuh tanggung jawab dan disiplin, engkau lebih dari pemenang.

g. Kalau kita bisa jaga hati, kita tidak akan mengalami keruntuhan pada tembok-tembok kita. Sebaliknya, semakin lama semakin tinggi bangunan-bangunan keberhasilan yang kita bangun dalam hidup kita – keluarga kita tambah harmosnis, anak-anak kita sukses, pekerjaan kita maju, pelayanan kita bertumbuh, kehidupan rohani kita berbuah banyak dan nama Tuhan dipermuliakan.

h. Daud ini orangnya yang paling paham bahwa yang paling penting di hadapan Allah adalah HATI – manusia melihat apa yang di depan mata, tapi Allah melihat hati. Sampai-sampai sedemikian terkesannya Allah, maka Allah memberikan sebutan Daud: Orang yang berkenan di hatiKu (A Man after God’s own heart).

Di saat-saat akhir kehidupannya, Daud melakukan satu hal yang luarbiasa untuk Tuhan, yaitu: persiapan pembangunan Bait Allah. Dia tau bahwa Tuhan tidak mau dia membangun Bait tersebut, tapi anaknya, Salomo, yang akan membangun Bait Allah itu. Jadi dia mempersiapkan segala-galanya untuk keperluan Bait Allah tersebut.

Daud mempersembahkan sejumlah besar hartanya untuk pembangunan Bait Allah tersebut. Dan setelah dia mempersembahkan hartanya, dia mengajak seluruh pembesar dan rakyat untuk juga mempersembahkan persembahan bagi pembangunan Bait Allah itu. Pada waktu itu, semuanya dengan segenap hati, sukacita, ketulusan, dan kerelaan memberikan persembahan untuk pembangunan Bait Allah itu.

Waktu melihat itu semua, kemudian Daud berkata begini sama Tuhan. Baca 1 Tawarikh 29:17-19 !!!

17 Aku tahu, ya Allahku, bahwa Engkau adalah penguji hati dan berkenan kepada keikhlasan, maka akupun mempersembahkan semuanya itu dengan sukarela dan tulus ikhlas. Dan sekarang, umat-Mu yang hadir di sini telah kulihat memberikan persembahan sukarela kepada-Mu dengan sukacita. 18 Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, bapa-bapa kami, peliharalah untuk selama-lamanya kecenderungan hati umat-Mu yang demikian ini dan tetaplah tujukan hati mereka kepada-Mu. 19 Dan kepada Salomo, anakku, berikanlah hati yang tulus sehingga ia berpegang pada segala perintah-Mu dan peringatan-Mu dan ketetapan-Mu, melakukan segala-galanya dan mendirikan bait yang persiapannya telah kulakukan.”

Lebih dari persembahan itu sendiri, Daud berdoa dan meminta Tuhan supaya Tuhan memelihara kecenderungan hati umatNya yang demikian itu dan menujukan hati mereka kepadaNya. Daud sangat mengerti mengapa Tuhan memberkati dia luarbiasa – bukan karena dia orang hebat, bukan karena elok parasnya, bukan karena kemampuannya berperang, tapi karena hatinya. Itu sebabnya di akhir kehidupannya, dia berdoa supaya Tuhan memelihara hati orang Israel yang demikian itu sehingga mereka akan terus hidup dalam berkat dan anugerah Tuhan.

i. Hari ini saya mau berdoa sama Tuhan untuk anda semua seperti Daud berdoa untuk rakyatnya:
 Peliharalah hati yang kudus itu.
 Peliharalah hati yang tidak kompromi itu.
 Peliharalah hati yang tenang itu (Jaga hati, jangan emosian).
 Peliharalah hati yang tulus dan rela mempersembahkan sesuatu bagi Tuhan.
 Peliharalah hati yang lurus dan jujur.
 Peliharalah hati yang berkenan dan menyenangkan hati Allah.
 Dst

Maka saudara akan menjadi lebih dari orang-orang yang menang, sama seperti Daud, anda akan jadi orang yang berkenan di hatiNya, dan kita hidup dalam berkat-berkat Allah yang melimpah.

Penutup:

Jaga Hati !!!

Komentar dan masukkan anda sangat saya harapkan. Leave comment please for my post.. Thx a lot

Masukkan email anda untuk berlangganan artikel dari Blog ini

TRANSLATE TO ENGLISH

Posted in Hati | Leave a comment

Keajaiban yang tidak terbilang banyaknya

by Ps. Jonatan Setiawan

Apa yang dulu kita pikir terlalu besar buat kita akan terjadi di tahun ini!

Janji Tuhan di tahun 2009: sungguh – sungguh dahsyat!
Keluaran 34:10
Firman-Nya: “Sungguh, Aku mengadakan suatu perjanjian. Di depan seluruh bangsamu ini akan Kulakukan perbuatan-perbuatan yang ajaib, seperti yang belum pernah dijadikan di seluruh bumi di antara segala bangsa; seluruh bangsa, yang di tengah-tengahnya engkau diam, akan melihat perbuatan TUHAN, sebab apa yang akan Kulakukan dengan engkau, sungguh-sungguh dahsyat.

Ayub 9:10
yang melakukan perbuatan-perbuatan besar yang tidak terduga, dan keajaiban-keajaiban yang tidak terbilang banyaknya.

3 tanda ajaib yang akan Tuhan lakukan di tahun 2009:
1. Yesaya 66:12-14
Sebab beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku mengalirkan kepadanya keselamatan seperti sungai, dan kekayaan bangsa-bangsa seperti batang air yang membanjir; kamu akan menyusu, akan digendong, akan dibelai-belai di pangkuan.
Seperti seseorang yang dihibur ibunya, demikianlah Aku ini akan menghibur kamu; kamu akan dihibur di Yerusalem.
Apabila kamu melihatnya, hatimu akan girang, dan kamu akan seperti rumput muda yang tumbuh dengan lebat; maka tangan TUHAN akan nyata kepada hamba-hamba-Nya, dan amarah-Nya kepada musuh-musuh-Nya.

- Akan ada banyak terjadi pertobatan: pada waktu krisis justru akan ada banyak pertobatan karena banyak orang yang lebih mudah mendengar suara Tuhan pada saat sulit
- Akan ada banyak orang Kristen yang akan diberkati keuangan dan perekonomiannya, dengan kondisi: kita harus berjalan sangat dekat dengan Tuhan dan peka mendengar suara Tuhan (harus bertanya Tuhan apa yang harus dilakukan dalam pekerjaan / bisnis)

2. Maleaki 3: 17-18
Mereka akan menjadi milik kesayangan-Ku sendiri, firman TUHAN semesta alam, pada hari yang Kusiapkan. Aku akan mengasihani mereka sama seperti seseorang menyayangi anaknya yang melayani dia.
Maka kamu akan melihat kembali perbedaan antara orang benar dan orang fasik, antara orang yang beribadah kepada Allah dan orang yang tidak beribadah kepada-Nya.

Tahun 2009 ini Tuhan akan membuat perbedaan, mana anak Tuhan dan bukan. Tuhan akan munculkan anak2 Tuhan dimasa krisis nanti.

3.Kejadian 26: 12-14
Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.
Ia mempunyai kumpulan kambing domba dan lembu sapi serta banyak anak buah, sehingga orang Filistin itu cemburu kepadanya.

Tahun ini akan ada banyak anak Tuhan yang dicemburui oleh dunia, kenapa? Sebab orang lain krisis tapi kita anak Tuhan malahan tambah diberkati, malah muncul ditengah2 krisis.
Jadilah bisnisman seperti Ishak, dimana pada saat krisis (kelaparan, waktu itu) berani menabur!
Dimana semua orang cari aman, berani invest!

Tips menabur dimasa krisis:
- saat orang lain memperlambat kecepatan bisnis, inilah saatnya kita kerja keras, ekspansi, bangkit!
- menaburlah di rumah Tuhan, belajar menghormati Tuhan lewat persembahan kita (jangan diremas2, jangan memberi uang palsu, uang robek, rusak dll, tapi beri yang terbaik bagi Tuhan)

Persembahan buah sulung
Amsal 3:9-10
Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu, maka lumbung-lumbungmu akan diisi penuh sampai melimpah-limpah, dan bejana pemerahanmu akan meluap dengan air buah anggurnya.

Buah sulung adalah persembahan yang berasal dari hasil pertama penghasilan kita (first fruit)

Ada 2 macam buah sulung:
1. buah sulung yang pertama kita pada saat kita pertama kali bekerja
2. persembahan buah sulung yang dipersembahkan setiap awal tahun (Nehemia 10:35 Lagipula setiap tahun kami akan membawa ke rumah TUHAN hasil yang pertama dari tanah kami dan buah sulung segala pohon.)

Besarnya buah sulung adalah sesuai dengan iman kita, bukan besar secara rupiah yang Tuhan inginkan tapi Tuhan ingin kita berikan yang terbaik sesuai dengan iman kita kepadaNya.
Bulan januari adalah bulan pertama di tahun 2009 ini, mari berikan persembahan buah sulung itu kerumah Tuhan agar itu menyenangkan hati Tuhan dan memuliakan nama Tuhan. Amin

Komentar dan masukkan anda sangat saya harapkan. Leave comment please for my post.. Thx a lot

Masukkan email anda untuk berlangganan artikel dari Blog ini

TRANSLATE TO ENGLISH

Posted in berkat, tahun 2009 | Leave a comment